DPRD Kaltim Minta Edukasi HIV Lebih Terarah dan Menjangkau Kelompok Rentan

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menilai upaya edukasi terkait HIV masih perlu diperkuat agar tidak berhenti pada penyampaian informasi umum semata. Rendahnya pemahaman masyarakat dinilai menjadi celah munculnya kesalahpahaman, stigma, hingga kepanikan yang tidak perlu.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, mengatakan bahwa Dinas Kesehatan perlu menyusun pola edukasi yang lebih terarah dan sesuai dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Menurutnya, pendekatan yang terlalu umum kerap tidak efektif menjangkau kelompok yang justru paling berisiko.

“Edukasi harus tepat sasaran. Tidak bisa disampaikan dengan pola yang sama untuk semua kelompok masyarakat,” ujar Fuad.

Ia menegaskan bahwa Komisi IV selama ini konsisten mendorong peningkatan penyuluhan kesehatan. Namun, ia mengingatkan agar materi dan metode penyampaian disesuaikan dengan perkembangan pola hidup, pergaulan, serta tantangan sosial yang terus berubah.

Fuad menilai pemahaman yang benar mengenai HIV sangat penting, bukan hanya untuk pencegahan, tetapi juga untuk menghilangkan stigma yang masih melekat di masyarakat. Edukasi yang tepat, katanya, akan membantu warga memahami cara penularan, pencegahan, dan pentingnya sikap empati.

Selain penyuluhan, ia juga menyoroti urgensi deteksi dini. Menurutnya, upaya pencegahan tidak akan efektif tanpa pemetaan kondisi secara akurat di lapangan.

“Deteksi dini sangat penting agar pemerintah bisa cepat mengambil langkah sebelum penyebaran semakin luas,” tegasnya.

Perhatian khusus juga diberikan Fuad terhadap generasi muda. Ia menilai perubahan pola pergaulan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan dalam meningkatnya risiko penularan HIV.

“Anak muda harus menjadi sasaran utama edukasi. Banyak kasus muncul karena kurangnya pemahaman dan salah memilih pergaulan,” jelasnya.

Fuad berharap upaya edukasi yang lebih masif, terstruktur, dan berbasis kelompok sasaran dapat menekan keresahan masyarakat, khususnya kekhawatiran para orang tua terhadap masa depan anak-anak mereka.

“Kalau ditangani secara serius dan tepat, masyarakat akan lebih tenang dan upaya pencegahan bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi
Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah
DPRD Samarinda Panggil Disdikbud dan Desak Pembenahan Komunikasi Terkait Tersendatnya Intensif Guru 
Sempat Mandek, Komisi IV DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda Penanggulangan HIV-TB
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:11 WIB

Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah

Berita Terbaru