DPRD Kaltim Ingatkan Pesantren Perketat Pengawasan Usai Maraknya Kasus Kekerasan

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan

Infonusa.co, Samarinda – Lingkungan pesantren yang selama ini dikenal sebagai ruang pembinaan akhlak dan karakter kembali menjadi sorotan. Sejumlah kasus kekerasan yang mencuat, mulai dari perundungan hingga kekerasan seksual, dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyatakan keprihatinan mendalam atas munculnya kasus-kasus tersebut. Menurutnya, segala bentuk kekerasan tidak memiliki ruang pembenaran, terlebih jika terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya aman bagi anak-anak.

“Pesantren dibangun untuk membentuk moral dan karakter. Ketika kekerasan justru terjadi di dalamnya, itu menjadi persoalan serius yang tidak boleh ditoleransi,” tegasnya.

Ia menilai rangkaian kasus tersebut bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan moral masyarakat. Kekerasan di pesantren, kata dia, berpotensi merusak citra lembaga pendidikan agama serta melukai rasa keadilan publik.

Agusriansyah menekankan pentingnya peran pemerintah daerah sesuai kewenangannya. Jika pesantren berada di bawah pembinaan pemerintah provinsi, maka pengawasan dan pembenahan harus segera dilakukan. Sementara untuk pesantren yang berada di bawah Kementerian Agama, koordinasi lintas lembaga perlu diperkuat agar penanganan berjalan efektif dan transparan.

“Kita tidak boleh saling melempar tanggung jawab. Yang utama adalah memastikan perlindungan terhadap santri dan penegakan hukum berjalan tanpa kompromi,” ujarnya.

Politisi PKS itu juga menilai bahwa kekerasan di lembaga pendidikan berbasis agama merupakan pukulan bagi upaya menyiapkan generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing. Karena itu, ia

mendorong keterbukaan pengelola lembaga, peningkatan sistem pengawasan internal, serta keberanian melaporkan setiap dugaan pelanggaran.

“Ini bukan sekadar urusan internal lembaga. Ini menyangkut masa depan anak-anak dan kualitas generasi Kaltim ke depan,” tandasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru