DPRD Kaltim Desak Pertamina Jawab Persoalan Bengkel Gratis bagi Masyarakat yang Dirugikan

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi. 

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi. 

Infonusa.co, Samarinda — Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disinyalir oplosan tersebut mengakibatkan kerugian bagi seluruh masyarakat khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim). Hinga muncullah janji dari Pertamina untuk menyiapkan bengkel gratis bagi para masyarakat yang terdampak.

Namun, Janji Pertamina untuk menyediakan layanan bengkel gratis bagi masyarakat terdampak dugaan kasus BBM oplosan hingga kini belum juga direalisasikan. Sehingga, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur pun angkat suara, mempertanyakan keseriusan badan usaha milik negara tersebut.

Sekretaris Komisi II DPRD Kaltim, Nurhadi, menegaskan bahwa Pertamina harus memberikan kepastian kepada publik soal pelaksanaan bengkel gratis yang sebelumnya disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu.

“Pertamina harus menjawab ini. Masyarakat sudah menunggu. Saya terakhir komunikasi kemarin, katanya masih menunggu arahan dari pusat,” ucapnya dengan nada tegas, Senin (14/5/2025).

Namun, jawaban yang terus berulang dari pihak Pertamina, khususnya Patra Niaga Regional Kalimantan, dianggap hanya meredam kegaduhan yang sudah terlanjur meluas di masyarakat. Nurhadi menilai, alasan bahwa keputusan harus menunggu pusat terlalu klise dan tak solutif.

“Dari kemarin selalu jawabannya sama; harus koordinasi ke pusat. Tapi masyarakat tidak mau tahu soal itu. Kita pun tak bisa memberikan jawaban, karena janji datangnya dari mereka,” ihwalnya.

Lebih dari sekadar janji yang belum ditepati, Nurhadi menyebut bahwa kasus BBM diduga oplosan telah menyebabkan kerusakan pada kendaraan warga di sejumlah daerah. Bahkan, beberapa kendaraan anggota dewan pun ikut terdampak.

“Beberapa kendaraan anggota dewan juga kena dampaknya. Tapi tidak etis kalau kami menyuarakan atas nama pribadi. Intinya, rakyat juga dirugikan,” jelas Dewan Dapil Balikpapan tersebut.

Jika hingga hari ini janji bengkel gratis belum juga direalisasikan, Komisi II berencana mengambil langkah tegas. “Kami akan panggil lagi Pertamina. Kalau perlu dengan sikap lebih keras. Ini sudah seperti penghinaan terhadap lembaga kami. Kita saja dibohongi, apalagi masyarakat,” tegas Nurhadi.

Dirinya mengingatkan bahwa hasil RDP sudah jelas: ada pengakuan kerusakan, ada janji perbaikan. Kini tinggal bagaimana Pertamina menepatinya.

“Pemeriksaan sudah dilakukan, kerusakan sudah terdata, tinggal realisasinya. Jangan buat masyarakat terus menunggu tanpa kepastian,” kuncinya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru