DPRD Kaltim Bahas Serius GratisPol dan JosPol dalam RPJMD 2025–2030

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Samarinda — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur mulai mengkaji secara mendalam draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030 yang diserahkan oleh Pemerintah Provinsi.

Dalam proses pembahasan tersebut, Panitia Khusus (Pansus) RPJMD fokus menelaah dua program andalan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, yakni GratisPol dan JosPol.

Anggota Pansus, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendalami berbagai aspek pelaksanaan program tersebut.

“Ada empat poin besar yang kami dalami hari ini, semuanya terkait dengan implementasi GratisPol dan JosPol, yang menjadi prioritas utama dalam visi dan misi kepala daerah,” ujarnya.

Program GratisPol dirancang untuk menjamin akses pendidikan dari jenjang SMA/SMK hingga pendidikan tinggi, serta pelayanan kesehatan tanpa biaya. Sementara JosPol menyasar kelompok rentan dengan menjanjikan layanan sosial yang lebih optimal dan menjangkau.

Agusriansyah menekankan pentingnya fondasi hukum yang kuat bagi kedua program tersebut. Ia menilai, legalitas menjadi prasyarat penting agar pelaksanaannya tidak tersandung persoalan administratif atau hukum di masa mendatang.

“Program ini harus kokoh secara yuridis. Regulasi menjadi benteng agar dalam pelaksanaan tidak ada celah yang bisa menimbulkan permasalahan hukum,” terangnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti perlunya pendekatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini sulit terakses pembangunan.

“Untuk pendidikan gratis di SMA dan SMK, misalnya, kita tidak bisa hanya berbicara soal biaya. Kita juga harus mencari solusi agar anak-anak di daerah terpencil bisa mengakses layanan yang sama. Salah satu opsi adalah pembangunan asrama atau boarding school,” tambahnya.

Agusriansyah menyampaikan, pembahasan RPJMD masih akan terus berlanjut dengan melibatkan seluruh stakeholder. Ia berharap perencanaan lima tahunan ini tidak hanya merealisasikan janji kampanye, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat Kalimantan Timur.  (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru