Dispora Kaltim Upayakan Olahraga Tradisional Tetap Eksis di Tengah Masyarakat

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Anak-anak yang Bermain Layang-layang. (Ist(

Ilustrasi Anak-anak yang Bermain Layang-layang. (Ist(

Infonusa.co, Samarinda – Upaya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memberi space untuk olahraga tradisional tetap terjaga dan terlihat di mata masyarakat Kaltim.

Maraknya olahraga di tengah zaman yang lebih modern ini, olahraga tradisional seperti ketapel dan layangan tetap menunjukkan khasnya dan kualitasnya dalam digemari oleh masyarakat.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Saputra Sugiarta, menyampaikan pembudayaan olahraga layang-layang dan ketapel dilakukan untuk mengenalkan dan mengangkat budaya lokal yang mulai redup dengan kehadiran budaya luar negeri.

“Olahraga bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga tentang identitas budaya dan keterlibatan sosial. Layangan dan ketapel memiliki sejarah panjang dan dimainkan lintas generasi, dan kini saatnya kami bantu dorong menjadi cabor yang terstruktur dan dibina,” ujarnya.

Bagus bersama pihaknya tengah merancang pengembangan berkelanjutan dua cabor tersebut dengan melakukan kejuaraan maupun pembinaan komunitas. Program ini diharapkan menjadi wadah olahraga tradisional untuk terus dapat dikenal dan berkembang.

Dirinya menjelaskan langkah yang dilakukan pihaknya sesuai dengan tujuan dari pembudayan olahraga yakni menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

“Layangan dan ketapel adalah bagian dari akar budaya kita. Kalau dikembangkan dengan serius, keduanya bisa masuk dalam kalender kejuaraan daerah bahkan nasional. Ini bukan hal mustahil,” ungkapnya.

Dengan demikian, Dispora Kaltim berharap adanya peran masyarakat dan tidak hanya mengandalkan pemerintah saja untuk melestarikan dan memberdayakan olahraga tradisional yang ada. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru