Dispora Kaltim Perketat Aturan Penggunaan Rumput Stadion Utama Palaran

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaedi

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaedi

Infonusa.co, Samarinda – Proses perbaikan Stadion Utama Palaran terus dikebut, terutama pada bagian rumput lapangan yang menjadi fokus utama peningkatan kualitas. Sebagai stadion terbesar di Kalimantan Timur, pengelola memastikan standar perawatan mengikuti aturan Federasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaedi, menegaskan bahwa setelah pemasangan rumput selesai, tidak semua orang bisa sembarangan menginjak lapangan. Ia menjelaskan, penggunaan sepatu yang tidak sesuai peruntukan akan merusak permukaan rumput.

“Kalau sepatunya tidak sesuai, rumput bisa ikut tercabut dan terbawa di telapak kaki. Ini yang sering tidak dipahami masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Junaedi menuturkan jika stadion dipakai untuk kegiatan non-olahraga, maka lapangan wajib ditutup dengan grass cover atau pelindung rumput. Namun, penggunaannya memiliki batas waktu maksimal tiga hari. Jika lebih, rumput bisa mati karena kekurangan perawatan.

“Penggunaan grass cover juga sangat mahal, hampir Rp1 miliar untuk menutupi lapangan secara penuh. Jadi ada teknis dan batas waktunya yang harus dipatuhi,” jelasnya.

Ia menambahkan, aturan ketat akan diberlakukan khusus untuk lapangan sepak bola Stadion Utama Palaran setelah proses pembenahan rumput dan pencahayaan lampu selesai.

Saat ini, dua stadion yang dikelola UPTD PPO Dispora Kaltim, yakni Stadion Utama Palaran dan Stadion Gelora Kadrie Oening, memang kerap digunakan untuk kegiatan di luar olahraga.

Karena itu, pihaknya meminta pemahaman lebih dari penyelenggara agar fasilitas stadion tetap terjaga sesuai peruntukan. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

 

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru