Infonusa.co, Samarinda – Sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan kelembagaan organisasi kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur terus melakukan evaluasi terhadap program-program pemberdayaan yang telah dijalankan.
Analisis Kebijakan Ahli Muda, Bidang Pemberdayaan Pemuda, Hasbar Mara menyebut, salah satu fokus utamanya adalah pemanfaatan bantuan perangkat laptop yang sebelumnya telah disalurkan ke sejumlah Karang Taruna di berbagai wilayah.
Program penyaluran laptop ini mulai dilaksanakan tahun lalu sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem administrasi dan peningkatan kapasitas organisasi Karang Taruna.
Namun, Dispora Kaltim menilai penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar memberi dampak nyata dalam mendukung kegiatan kepemudaan.
“Kita akan evaluasi akhir tahun ini. Kita lihat bagaimana progres kegiatan Karang Taruna, termasuk bagaimana laptop yang disalurkan digunakan dalam mendukung aktivitas mereka,” terang Hasbar.
Menurutnya, evaluasi ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap program yang telah dijalankan, sekaligus menjadi landasan perencanaan kebijakan lanjutan. Dispora ingin memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan bersifat produktif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi di lapangan.
Selain mengevaluasi, Dispora juga telah menyiapkan agenda lanjutan di tahun ini yang akan menjangkau seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Karang Taruna tetap menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dan kepemudaan tersebut.
Program yang dirancang tak hanya sebatas penyediaan sarana seperti laptop, tetapi juga mencakup pendampingan, pelatihan, serta penguatan kapasitas organisasi. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan organisasi kepemudaan yang aktif, mandiri, dan berdaya guna dalam menggerakkan pembangunan sosial di tingkat lokal.
“Organisasi masyarakat, termasuk Karang Taruna, harus terus didorong agar bisa berjalan dengan baik dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Kita hadir untuk mendukung itu secara berkelanjutan,” tegas Hasbar.
Dispora Kaltim optimis bahwa melalui upaya sistematis ini, Karang Taruna tidak hanya menjadi simbol organisasi pemuda semata, melainkan kekuatan sosial yang mampu menciptakan inovasi dan solusi nyata di tengah masyarakat.
Ke depan, sinergi lintas sektor serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat ekosistem kepemudaan yang inklusif dan responsif terhadap tantangan zaman.
Langkah evaluatif ini juga menandai bahwa setiap program Dispora bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan dirancang sebagai investasi sosial jangka panjang untuk mempersiapkan generasi muda yang adaptif, produktif, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
(ADV/DisporaKaltim)









