Dinilai Tak Sepadan dengan Beban Kerja, Jawad Usulkan Penambahan Honor Tenaga Ahli DPRD Kaltim

- Jurnalis

Jumat, 14 April 2023 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Jawad Sirajuddin. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimatan Timur (Kaltim), Jawad Sirajuddin mengusulkan penambahan honor tenaga ahli di lingkungan DPRD Kaltim.

Jawad menilai nominal honor yang selama ini diterima tenaga ahli sebesar Rp 5 juta per bulan itu tidak sepadan dengan beban kerja yang ditanggung okeh tenaga ahli DPRD Kaltim.

“Tenaga ahli itu kerjaannya banyak. Mereka mengurus segala hal yang berkaitan dengan tugas-tugas kedewanan dan Pansus. Bahkan mereka juga harus bisa kemana-mana sesuai kebutuhan,” ucap Pria kelahiran Ujung Pandang itu, Jumat (14/4/2023).

Mengenai besaran honor, kata Jawad, honor tenaga ahli DPRD Kaltim jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan honor tenaga ahli daerah lain seperti di Pulau Jawa. Contohnya honor tenaga ahli DPRD di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang mencapai Rp 7,5 juta per bulan.

“Honor tenaga ahli di pulau Jawa itu sudah cukup tinggi. Ini tentu membuat mereka lebih termotivasi untuk bekerja. Sementara di Kaltim, honor tenaga ahli masih sangat minim,” terangnya.

Menurut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, pemberian honor yang rendah tentunya akan berpengaruh terhadap semangat kerja dari tenaga ahli yang ada. Oleh sebab itu, ia mengusulkan honor tenaga ahli bisa dinaikkan.

“Ya kalau bisa dinaikkan lah jadi Rp 7,5 juta atau Rp 8 juta per bulan agar mereka bisa bekerja lebih optimal lagi,” tandasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru