Dewan Ini Sebut Pembangunan Tetap Dapat Berjalan Setelah Masa Jabatan Walikota Berakhir

- Jurnalis

Jumat, 15 Maret 2024 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Joha Fajal (Ikhsan/Infonusa.co)

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Joha Fajal (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Saat ini pembangunan mega proyek Samarinda yang termasuk program dari Pemerintah Kota tengah dilakukan hingga masa jabatan Walikota Samarinda berakhir di bulan November 2024.

Inilah yang menjadi sorotan apakah dalam waktu yang terhitung tinggal beberapa bulan lagi program tersebut dapat selesai. Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi I Joha menyebut bahwa jika kaitannya dengan penyelesaian program tersebut dirinya merasa ada kemungkinan tidak selesai.

“Kita ini kan berkaitan dengan anggaran, sepanjang politik anggaran itu berjalan sesuai anggaplah Walikota ini selesai jabatannya November 2024 tetapi anggarannya itu bisa berjalan. Bahwa kita akan melakukan rapat anggaran untuk menghitung jika sekiranya di dalam proses pengerjaannya itu masih membutuhkan anggaran,” ujar Joha pada Rabu (13/03/2024).

Dirinya juga menegaskan dalam pembangunan tersebut memakai sistem multiyears (tahun jamak) dimana pengerjaannya selama masa jabatan Walikota dan hal tersebut di rendum sekiranya masa jabatan sudah selesai tetapi pengerjaannya belum juga selesai.

“Tetap di jalankan yang mengajukan permohonan itu justru pemegang proyek tapi kalo namanya proyek proyek besar seperti itu pak Wali tidak jadi Walikota itu tetap jalan. Karena itu tadi kan ada rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang,” tegasnya.

Lanjutnya, Joha menyebut masih ada beberapa program Walikota yang saat ini belum berjalan seperti sekolah bertaraf Internasional yang juga itu termasuk program Walikota yang seharusnya berjalan di masa jabatannya ini.

“Jadi saya yakin dengan APBD ( Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Red) Kota Samarinda yang sampai 5 triliun itu tetap bisa jalan. Bisa saja jika lewat daripada target saya yakin dengan kondisi pembangunan di Samarinda,” tutupnya (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru