Infonusa.co, Samarinda – Saat ini pembangunan mega proyek Samarinda yang termasuk program dari Pemerintah Kota tengah dilakukan hingga masa jabatan Walikota Samarinda berakhir di bulan November 2024.
Inilah yang menjadi sorotan apakah dalam waktu yang terhitung tinggal beberapa bulan lagi program tersebut dapat selesai. Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi I Joha menyebut bahwa jika kaitannya dengan penyelesaian program tersebut dirinya merasa ada kemungkinan tidak selesai.
“Kita ini kan berkaitan dengan anggaran, sepanjang politik anggaran itu berjalan sesuai anggaplah Walikota ini selesai jabatannya November 2024 tetapi anggarannya itu bisa berjalan. Bahwa kita akan melakukan rapat anggaran untuk menghitung jika sekiranya di dalam proses pengerjaannya itu masih membutuhkan anggaran,” ujar Joha pada Rabu (13/03/2024).
Dirinya juga menegaskan dalam pembangunan tersebut memakai sistem multiyears (tahun jamak) dimana pengerjaannya selama masa jabatan Walikota dan hal tersebut di rendum sekiranya masa jabatan sudah selesai tetapi pengerjaannya belum juga selesai.
“Tetap di jalankan yang mengajukan permohonan itu justru pemegang proyek tapi kalo namanya proyek proyek besar seperti itu pak Wali tidak jadi Walikota itu tetap jalan. Karena itu tadi kan ada rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang,” tegasnya.
Lanjutnya, Joha menyebut masih ada beberapa program Walikota yang saat ini belum berjalan seperti sekolah bertaraf Internasional yang juga itu termasuk program Walikota yang seharusnya berjalan di masa jabatannya ini.
“Jadi saya yakin dengan APBD ( Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Red) Kota Samarinda yang sampai 5 triliun itu tetap bisa jalan. Bisa saja jika lewat daripada target saya yakin dengan kondisi pembangunan di Samarinda,” tutupnya (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









