Deni Inginkan Pemkot Beri Perhatian Khusus terhadap Sekolah Filial di Samarinda

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Ikhsan/Infonusa.co)

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Sekolah filial yang berada di kawasan terluar Samarinda terlihat memprihatinkan. Pasalnya, bangunan yang ada sudah tak lagi layak, sehingga guru dan siswanya tidak mendapatkan pendidikan yang nyaman.

Melihat kasus yang ada, sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, turut menyampaikan guru yang mengajar di sekolah tersebut mengabdikan diri dengan luar biasa.

“Gurunya pun pengabdiannya luar biasa, seharusnya mendapatkan  perhatian yang lebih kan dari Pemerintah Kota. Makanya mungkin kami akan menyampaikannya kepada Dinas Pendidikan, harusnya ya tadi seperti beliau ini mendapatkan perhatikan khusus kan,” ungkap Deni, pada Rabu (19/06/2024).

Lanjut Deni, dirinya anggap bagaimanapun sekolah tersebut berada di kawasan terluar Kota Samarinda karena di perbatasan, artinya dalam perencanaan Pemkot dalam pendidikan inikan terkait perbaikan sarana dan prasarana

“Juga tadi mengenai intensif juga termasuk sekolah inklusif. Intinya kami ingin fasilitas-fasilitas sekolah terluar ini tadi mendapat perhatian,” ucapnya.

Lebih lanjut, Deni paparkan jika anggaran ini cukup, sebetulnya semuanya akan di perbaiki. Tetapi, Kembali lagi anggaran 20% itu terpotong dengan gaji honor dan lain sebagainya.

“Makanya kita berharap 20% di tahun 2024 ini APBD tembus di 5,7 triliun minimal 1 triliun sekian mudah mudahan bisa untuk membantu itu tadi. Karena bagaimanapun kalau seandainya anggaran ini tidak ada, ya belum bisa apa-apa,” jelasnya.

Akhir, Deni ungkapkan bagaimana pun APBD Samarinda bergantung pada DBH karena kalo dari PAD baru berkisar 800 ratus milyar yang didapatkan, artinya belum cukup untuk menopang biaya pendidikan tersebut. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru