Deni Hakim Anwar Sebut Pelecahan Seksual Masih Ada Yang Belum Terungkap di Permukaan

- Jurnalis

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Infonusa.co, Samarinda – Sekertaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda Dani Hakim Anwar memberikan pernyataan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memperkuat sinergi dalam menekan maraknya kasus pelecehan seksual pada anak.

Dirinya juga mengatakan, bagaimana pun juga dalam pengawasan jika tidak dilakukan bersama afau bahkan jika hanya satu OPD saja akan tetap kesulitan untuk menangani kasu tersebut, makanya saat ini dibentuklah Satuan Tugas (Satgas) perlindungan anak yang penanganannya juga berada ditiap sekolah.

Para perwakilan guru Bimbingan Konseling (BK) ditunjuk langsung oleh Kepala Sekolah untuk menjaga agar kasus-kasus pelecehan seksual tersebut tidak terjadi lagi di sekolah.

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota Samarinda seperti membuat satgas kemudian meningatkan kopetensi guru dibidang konseling, nah inilah yang menjadi salah satu backup supaya kasus kekerasan itu tidak terjadi lagi kembali,” ungkap Deni, pada Senin (26/2/2024).

Deni menambahkan bahwa dalam hal tersebut ibarat seperti gunung es, sebab hanya beberapa saja kasus pelecehan yang terungkap. Bahkan dirinya yakin belum semua tersentuh.

“Namun yang terungkap ini hanya beberapa kasus saja, saya yakin pasti masih banyak yang belum terungkap di permukaan, makanya saya tegaskan kepada para keluarga untuk bisa menjadi benteng serta memberikan pengetahuan agama yang cukup, karena bagaimanapun untuk mencegah orang lain itu bukan kita tetapi dirinya sendiri,” ujarnya.

Lanjut Deni setiap orang tua itu harus mampu membentengi anaknya, artinya orang tua harus menjadi proteksi untuk keluarga masing- masing dan ketika dikeluargnya ia bisa mendapatkan pendidikan yang baik, maka ia mampu menjaga dirinya dengan baik.

“Kekerasan seksual maupun fisik, yang perlu digaris bawahi itu bukan hanya pada tindakannya tetapi juga bagaimana cara pencegahan,” tutupnya.

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru