Deni Hakim Anwar Khawatirkan Masalah Bullying

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar (ist)

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar (ist)

SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengungkapkan kekhawatirannya pada kasus perundungan atau bullying.

Sebab hal ini dinilainya dapat menyebabkan seorang anak menjadi trauma ketika bersosialisasi di lingkungan sekitarnya.

Sehingga, bagi Deni perlu adanya upaya preventif dan alternatif yang lebih kuat untuk mengatasi masalah ini.

Selain itu ia juga menyarankan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda memberikan dorongan dan kampanye anti-bullying di seluruh satuan pendidikan di Kota Tepian.

Salah satu alternatif yang diusulkannya, dengan menggunakan platform digital untuk menyebarkan pesan ‘Stop Bullying’ dan mempromosikan pencegahan perundungan di kalangan pelajar.

“Mungkin kita bisa buat slogan stop bullying di antara pelajar dan itu di sosialisasikan di setiap sekolah, agar dapat mencegah kasus perundungan,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu menyatakan bahwa pentingnya agar dapat persoalan ini dapat lebih diperhatikan secara intensif, dan ia juga mendorong siswa untuk berani melaporkan kasus perundungan jika terjadi pada dirinya.

“Kasus bullying ini seperti fenomena gunung es, yang kelihatan hanya satu atau dua padahal sebenarnya banyak kasusnya tetapi banyak yang belum diketahui,” pungkasnya.

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru