Deni Anggap Tenaga Pengajar Inklusif Perlu Diperhatikan Lagi oleh Pemkot Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024 - 04:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Ikhsan/Infonusa.co)

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonus.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda kembali mengingatkan bahwa perlunya peningkatan sektor pendidikan. Salah satunya persoalan sekolah inklusif (sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)) yang ada di Samarinda.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menyampaikan, sekolah inklusif yang terdapat di Samarinda dinilai masih memiliki kekurangan dari sisi tenaga pengajar yang ada dan hal tersebut perlu mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Kota Samarinda saat ini.

Deni menjelaskan keharusan tersebut mengacu pada amanah Undang – Undang yang ada, bahwa setiap anak yang lahir itu bisa mendapatkan hak dan kewajiban yang sama, artinya mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak seperti anak – anak lainnya.

“Saya harap Pemerintah bisa memberikan lebih ruang baik dari segi pendidikan, segi fasilitas maupun dari segi aspek – aspek lainnya. Agar kedepan mereka ini betul – betul mendapatkan dukungan terhadap kondisi yang di alami mereka,” harapnya.

Lanjut Deni, dirinya anggap semua orang juga tidak ingin menjadi bagian dari kondisi disabilitas, tapi semua ingin berbagi supaya mereka mendapatkan haknya dengan layak.

Lebih lanjut, Deni menyampaikan bahwa Pemerintah Kota dapat memberikan fasilitas pendidikan yang lebih baik lagi, karena saat ini kita dapat lihat kondisi dari sekolah inklusif itu banyak terdapat di Kota Samarinda dan ada juga yang terafiliasi (kerjasama) kepada sekolah umum, namun tenaga pendidiknya tidak sepenuhnya berdasarkan kompetensi dalam persoalan disabilitas (keterbatasan fisik).

“Yaa pastinya kalau guru biasa tidak memahami semua itu, karena bagaimanapun yang bisa memahami sepenuhnya adalah orang – orang yang punya keahlian,” jelasnya.

Akhir Deni, dirinya harap Pemerintah Kota dapat memberikan tempat atau tenaga – tenaga pendidik yang memang memiliki kompetensi dan keahlian yang ada, karena merupakan hal yang paling penting. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Lanjutkan GEMA sebagai Bagian Pembinaan Karakter ASN

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:01 WIB

Foto: Kepala DPMD Kukar, Arianto.

Pemkab Kukar

DPMD Kukar Siapkan Aplikasi Bestari untuk Perkuat Basis Data RT

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:56 WIB