Demi Pemerataan Hak Masyarakat, Yenni Minta Polemik Krisis Pelayanan Kesehatan Pada Wilayah Terpencil Diatasi

- Jurnalis

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana.

Infonusa.co, Samarinda – Persoalan pelayanan kesehatan di daerah terpencil kembali menyita perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kerang di Kabupaten Paser yang menghadapi keterbatasan sarana medis serta kekurangan tenaga kesehatan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Yenni Eviliana, mendesak Pemerintah Kabupaten Paser untuk segera mengambil langkah cepat. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak masyarakat atas layanan kesehatan tidak boleh terus-menerus tertunda, terlebih di wilayah yang aksesnya sudah cukup terbatas.

“Ini harus jadi perhatian utama, RSUD kerang itu tenaga medisnya perlu ditambah karena ini wilayah pelosok. Intinya semua masyarakat harus mendapatkan hak yang sama baiknya,” tegas Yenni.

Menurut Yenni, berbagai keluhan masyarakat soal keterbatasan layanan kemungkinan mencerminkan lambatnya proses distribusi sumber daya kesehatan di daerah yang memiliki hambatan geografis.

Ia menyebut Kerang sebagai salah satu wilayah yang sulit dijangkau dibandingkan daerah lain di Paser, seperti Tanjung Aru.

“Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Persoalan kesehatan di daerah seperti ini bukan hanya soal bangunan rumah sakit, tetapi juga keberlangsungan operasional dan tenaga medis yang tersedia setiap saat,” terang Yenni.

Legislator dari daerah pemilihan Penajam Paser Utara–Paser ini juga mengingatkan pentingnya evaluasi berkala oleh pemerintah daerah untuk memastikan bahwa proses pembenahan berjalan sesuai target.

“Saya yakin Pemkab sedang berproses. Tapi harus ada komitmen waktu yang jelas, agar masyarakat tidak terus menunggu dalam ketidakpastian,” ihwalnya.

Maka dari itu, Yenni turut mendorong upaya kolaborasi lintas sektor, seperti kerja sama dengan institusi pendidikan tenaga kesehatan dan Kementerian Kesehatan, demi mengatasi kekurangan SDM di wilayah perbatasan dan terpencil. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru