Demi Keadilan Penggunaan Fasilitas, Novan Dorong Hadirkan Taman Inklusif Untuk Anak Disabilitas 

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. 

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie. 

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyoroti taman inklusif yang sangat minim di Kota Samarinda.

Dirinya menyebut taman khusus yang memiliki fasilitas khusus untuk para penyandang disabilitas jarang ditemui pada Kota Tepian tersebut. Baginya belum ada keadilan untuk anak anak disabilitas dalam menggunakan taman kota yang ada.

“Kita sering terlalu fokus membangun taman yang terlihat menarik secara visual, tapi lupa bahwa tidak semua anak bisa menikmatinya. Kalau anak difabel kesulitan mengakses taman, berarti belum inklusif,” ungkapnya tegas.

Dewan yang kerap disapa Novan itu mengingatkan, dengan status Samarinda yang tengah mengupayakan predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori utama, perhatian terhadap keberadaan fasilitas ramah disabilitas semestinya menjadi prioritas.

Dirinya menyoroti sejumlah kekurangan, mulai dari tidak adanya jalur landai untuk pengguna kursi roda, minimnya permainan yang dirancang untuk anak difabel, hingga belum tersedianya toilet yang dapat diakses dengan mudah oleh anak-anak penyandang disabilitas.

“Esensinya adalah semua anak harus merasa diterima. Mereka butuh ruang untuk bermain, berbaur, dan tumbuh tanpa diskriminasi,” tuturnya.

Lebih jauh, Novan menekankan bahwa taman kota tidak semestinya hanya menjadi spot foto atau tempat nongkrong, tetapi harus berfungsi sebagai ruang sosial yang terbuka bagi siapa saja.

Dirinya mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk mengevaluasi seluruh taman yang ada dan memetakan kekurangan dalam aspek inklusif.

Menurutnya, kebijakan pembangunan taman yang ramah difabel harus disusun bersama komunitas penyandang disabilitas agar kebutuhan yang ada benar-benar terakomodasi.

“Kita harus mendengarkan mereka yang sehari-hari menghadapi kendala akses di ruang publik. Pendapat mereka sangat penting dalam proses perencanaan,” terang Novan.

Novan juga menyarankan agar Samarinda bisa belajar dari kota-kota lain yang telah sukses menghadirkan taman inklusif dengan fasilitas seperti jalur khusus, permainan sensorik, serta papan informasi braille.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Novan memastikan bahwa Komisi IV DPRD akan memperjuangkan agar anggaran untuk pembangunan taman inklusif dimasukkan dalam pembahasan APBD berikutnya.

“Ini bukan hanya proyek fisik, tapi bagian dari penghormatan terhadap hak anak dan komitmen kita terhadap prinsip kesetaraan,” paparnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam mendorong inklusivitas di ruang publik. Menurutnya, taman kota baru bisa dikatakan layak bila seluruh anak, tanpa memandang kemampuan fisik, dapat mengakses dan menikmatinya.

“Ruang publik adalah milik bersama. Semua anak berhak atas ruang yang mendukung tumbuh kembang mereka,” pungkasnya penuh harap. (Ikhsan/Adv)

Dengan langkah ini, DPRD Samarinda berharap dapat mendorong terciptanya kota yang benar-benar ramah anak dan adil bagi semua, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru