Demi Dongkrak PAD, Komisi II DPRD Kaltim Dorong Perumda Kelola Hotel Royal Suite Balikpapan

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panracalle

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panracalle

Infonusa.co, Balikpapan – Di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan aset-aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim kembali menegaskan pentingnya optimalisasi aset daerah demi mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu aset yang menjadi perhatian adalah Hotel Royal Suite Balikpapan yang hingga kini belum difungsikan secara maksimal.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panracalle menyampaikan bahwa keberadaan hotel tersebut memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Ia menyarankan, sambil menunggu proses kontes untuk menarik investor profesional, pemerintah daerah dapat melibatkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) sebagai pengelola sementara.

Menurutnya, Perumda memiliki fleksibilitas dalam pembiayaan karena tidak terlalu bergantung pada APBD, berbeda dengan instansi teknis lainnya yang cenderung terkendala urusan anggaran.

“Kalau kita meminta kepada instansi teknis, pasti menyangkut soal keuangan. Tapi kalau melalui Perumda, mereka sudah punya dana sendiri,” ujarnya dalam forum resmi Komisi II.

Meski begitu, Sabaruddin menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup kemungkinan skema kerja sama jangka panjang dengan pihak ketiga tetap dibuka.

Namun, Dirinya mengingatkan bahwa berdasarkan pengalaman sebelumnya, beberapa aset Pemprov yang dikelola swasta justru tidak menunjukkan hasil yang optimal. Oleh karena itu, kehati-hatian dan selektivitas dalam memilih mitra pengelola menjadi hal penting.

“Apakah nanti dikelola oleh Perumda atau manajemen hotel berbintang yang kami undang, tentu akan dipilih manajemen yang paling profesional dan memberi manfaat nyata untuk daerah,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut konkret, Komisi II DPRD Kaltim juga memutuskan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) yang secara khusus akan mengevaluasi seluruh aset milik Pemprov Kaltim. Pokja ini akan bertugas melakukan pemetaan aset, penilaian kelayakan, hingga merumuskan model pengelolaan terbaik agar aset-aset tersebut tidak hanya terawat, tetapi juga produktif secara ekonomi.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal dalam reformasi pengelolaan aset daerah, sehingga ke depannya, aset-aset milik pemerintah tidak lagi menjadi beban APBD, melainkan sumber pemasukan yang berkelanjutan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat Kaltim.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru