DBH Menyusut, DPRD Kaltim Tegaskan Pembangunan RSUD AWS dan Kanujoso Jadi Prioritas

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin

Infonusa.co, Samarinda – Penyesuaian anggaran akibat berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) dan Transfer ke Daerah (TKD) kembali memunculkan kekhawatiran publik terhadap kelanjutan proyek strategis pemerintah daerah. Dua di antaranya adalah pembangunan rumah sakit rujukan milik Pemprov Kaltim yang selama ini menjadi tumpuan layanan kesehatan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kaltim menegaskan bahwa sektor kesehatan tetap berada dalam daftar prioritas utama dan tidak boleh terdampak secara signifikan oleh penyempitan ruang fiskal.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin, memastikan bahwa pembangunan fisik RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

“Komitmen pemerintah jelas. Pembangunan RSUD AWS dan RSUD Kanujoso tetap menjadi prioritas meski terjadi penyesuaian anggaran,” ujarnya.

Salehuddin menjelaskan bahwa progres kedua proyek berada pada tahapan yang berbeda. RSUD Kanujoso disebut sudah mendekati tahap penyelesaian, sementara RSUD AWS masih memerlukan kelanjutan pekerjaan fisik pada fase berikutnya.

Menurutnya, kondisi tersebut justru menuntut kehati-hatian dalam menyusun kebijakan anggaran agar proyek yang tengah berjalan tidak terhambat dan pelayanan kesehatan tetap optimal.

“RSUD Kanujoso hampir rampung, sedangkan AWS masih berproses. Penyesuaian anggaran tetap dilakukan, tetapi tidak boleh mengorbankan layanan kesehatan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan efisiensi harus dilakukan secara selektif dan terukur.

“Pemangkasan anggaran tidak boleh salah sasaran. Jangan sampai kualitas pelayanan menurun atau pembangunan fasilitas kesehatan strategis justru terhambat,” tegas Salehuddin.

DPRD Kaltim, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan anggaran Pemprov agar pembangunan rumah sakit rujukan tetap berjalan dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi secara optimal.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru