DBH Kaltim Diprediksi Turun Rp1,1 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

infonusa.co, Samarinda – Dana Bagi Hasil (DBH) Kaltim untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, diprediksi akan turun Rp1,1 triliun. DBH yang sebelumnya dialokasikan senilai Rp2,6 triliun itu kini akan turun menjadi Rp1,5 triliun.

“Kurang lebih segitu, jadi ada penurunan sekitar Rp1,1 triliun,” ucap Wakil Ketua DPRD Kaltim, Seno Aji, seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kaltim dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas rencana APBD tahun 2022, Selasa (19/10/2021).

Seno menyampaikan turunnya DBH ini akibat adanya Peraturan Kementerian Keuangan (Permenkeu). Sehingga pihaknya pun akan meminta terlebih dahulu detail anggaran secara keseluruhan sebelum disahkannya APBD.

“Kami akan meminta penjelasan, penurunannya apa saja. Nanti Pemprov akan berkonsultasi dengan Kemenkeu,” terangnya.

Kendati demikian, ia berharap APBD tahun 2022 nanti dapat naik dari tahun sebelumnya. Walaupun terjadi penurunan DBH, diharapkan tidak mengganggu besaran yang ditargetkan. DPRD juga akan meminta Pemprov untuk memproyeksikan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) untuk dimasukkan ke dalam APBD 2022.

“Kita berharapnya anggaran itu bisa naik,” tandasnya.

Diketahui, DPRD Kaltim beserta TAPD telah menyepakati rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) sejumlah Rp10,7 triliun. Anggaran tersebut diproyeksikan akan mengalami kenaikan, karena jumlah tersebut belum ditambahkan dengan Bantuan Keuangan (Bankeu) maupun sumber anggaran lainnya. (mr)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru