Darlis Soroti Kesiapan Kaltim Pada Pembangunan Sekolah Rakyat : “Sinergi Berbagai Pihak Dibutuhkan”

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Infonusa.co, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mengungkapkan keprihatinan terkait belum optimalnya kesiapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mengimplementasikan program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial.

Menurut Darlis, kendala yang dihadapi tidak hanya soal ketersediaan lahan, tetapi juga terkait koordinasi antarinstansi yang hingga kini masih berjalan kurang efektif.

Dirinya menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga lembaga terkait lainnya.

Darlis mendorong agar segera dilakukan perbaikan dalam mekanisme koordinasi agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai harapan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bukan hanya kesiapan lahan. Lahan itu kan tidak berdiri sendiri, ada persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Ketika Menteri sudah meninjau lahannya, tapi kalau tidak ditindaklanjuti, ya tetap saja tidak akan direalisasikan,” ujar Darlis.

Ia menegaskan bahwa dari segi ketersediaan lahan, Kalimantan Timur sebenarnya sangat siap. Namun, realisasi program tetap terganjal faktor lain seperti minimnya koordinasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Nah ini yang masih kurang koordinatif, baik di internal pemprov sendiri maupun antara pemprov dengan pemkot atau pemkab. Itu yang harus ditingkatkan,” katanya.

Darlis menilai program Sekolah Rakyat merupakan peluang penting untuk menghadirkan pendanaan APBN di sektor pendidikan melalui Kementerian Sosial. Hal ini menjadi solusi tambahan di tengah keterbatasan alokasi anggaran pendidikan dari kementerian teknis lainnya.

“Kalau terus begini, ya jangan salahkan Kementerian Sosial kalau di provinsi lain sekolah rakyat bisa jalan secara masif, sementara kita tidak maksimal. Ini peluang yang sayang kalau dilewatkan,” tambahnya.

Ia menyebut bahwa untuk tahap pertama pelaksanaan, Kalimantan Timur sudah tertinggal. “Untuk bulan Juni-Juli ini, saya optimis hanya Samarinda yang bisa berjalan. Tapi di kabupaten lain, berat untuk realisasi,” pungkas Darlis. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB