Darlis Nilai, Program Gratispol Cukup Ketat : Jangan Ada Batasan Usia Dalam Beasiswa S2 dan S3

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi.

Infonusa.co, Samarinda – Dalam program unggulan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terpilih yakni Gratispol tercantum pembatasan usia yang dirasa sangat merepotkan, sehingga hal tersebut dapat mengganggu proses peningkatan pendidikan pada masyarakat.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, yang mendorong Pemerintah Provinsi Kaltim mengevaluasi batasan usia dalam program beasiswa S2 dan S3. Sebab menurutnya, harapan untuk mengenyam pendidikan tinggi seharusnya tidak terhenti hanya karena faktor usia.

“Kalau Pergub ini terlalu membatasi usia, kami berharap ada pelonggaran di tahun kedua, khususnya untuk program S2 dan S3,” ucap Darlis

Menurutnya, tahun pertama pemerintahan baru adalah masa transisi yang memang membutuhkan penyesuaian, terutama dari sisi anggaran. Namun, ke depan, kebijakan ini harus lebih inklusif dan berpihak pada semangat pemerataan pendidikan.

Politisi dari Komisi IV ini juga menyinggung posisi dilematis Gubernur Rudy Mas’ud yang harus menjaga kesinambungan program warisan pemerintahan sebelumnya sambil memenuhi janji-janji politiknya.

“Pemerintah punya tanggung jawab moral untuk melanjutkan program yang sudah dianggarkan di APBD. Tapi program baru juga harus jalan. Persoalannya sekarang ada di keterbatasan dana,” ujarnya.

Darlis berharap evaluasi menyeluruh dilakukan pada tahun 2026, seiring dengan peningkatan alokasi anggaran pendidikan. Dirinya menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga, terlepas dari berapa usia mereka.

“Mudah-mudahan tahun kedua Pak Rudy bisa lebih mengendalikan arah program agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jangan sampai umur jadi penghalang untuk belajar dan berkembang,” tukas Darlis. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB