Dari Layangan hingga Panahan Tradisional, KORMI Kaltim Bangun Budaya Olahraga Merakyat

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim sekaligus Sekretaris KORMI Kaltim.

Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim sekaligus Sekretaris KORMI Kaltim.

Infonusa.co, Samarinda — Bagi sebagian orang, olahraga mungkin identik dengan stadion megah atau perlengkapan modern yang mahal. Namun, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur ingin mengubah cara pandang itu. Mereka mengajak masyarakat kembali ke akar budaya lewat olahraga tradisional dan rekreasi berbasis komunitas.

“Olahraga bisa dimulai dari hal sederhana, dari aktivitas yang membuat kita bahagia. Tidak perlu mahal dan tidak harus mengejar medali,” tutur Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim sekaligus Sekretaris KORMI Kaltim.

Saat ini, KORMI Kaltim membina 68 inorga (induk organisasi olahraga masyarakat) dengan variasi cabang yang unik. Ada komunitas mancing, layangan, gasing, panahan tradisional, hingga lempar pisau. Aktivitas-aktivitas itu bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana menjaga kesehatan fisik dan mental.

“Kalau suka mancing, ada wadahnya. Kalau rindu main layangan seperti dulu, sekarang juga ada komunitasnya. Semua bisa diikuti sesuai minat,” jelas Sulaiman.

Olahraga rekreasi ini dianggap lebih inklusif karena tak menuntut biaya besar dan fasilitas modern. Selain itu, manfaatnya berlapis: tubuh lebih sehat, pikiran lebih segar, dan hubungan sosial antarwarga semakin kuat.

“Olahraga tradisional mempererat kebersamaan, membuat orang tidak hanya sehat, tapi juga merasa senang,” tambahnya.

KORMI menegaskan, olahraga masyarakat berbeda dari olahraga prestasi. Fokusnya bukan pada kompetisi, melainkan partisipasi. Pesan yang ingin dibawa sederhana: hidup sehat bisa dimulai dari kebiasaan kecil, kapan saja, di mana saja.

Tak hanya di kota, KORMI juga meluaskan gerakannya hingga ke desa-desa. “Kami ingin olahraga ini benar-benar dirasakan semua kalangan, dari anak-anak sampai orang tua, dari perkotaan sampai pelosok,” ujarnya.

Ke depan, KORMI Kaltim akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, hingga komunitas hobi. Harapannya, olahraga rekreasi bisa tumbuh menjadi bagian dari budaya sehari-hari masyarakat Kaltim. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru