Damayanti Sambut Kebijakan MK Terkait Pendidikan Gratis, Tekankan Mutu Sekolah Berkualitas

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti.

Infonusa.co, Samarinda – Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengeluarkan keputusan untuk mewajibkan negara dalam memfasilitasi pendidikan gratis. Kebijakan tersebut mendapat respon positif dari Legislator Kalimatan Timur (Kaltim).

Melalui Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Damayanti, menganggap kebijakan yang dikeluarkan memiliki potensi dalam menepis ketimpangan pendidikan disetiap Daerah, Sehingga anak anak yang belum berkecukupan dapat menempuh pendidikan dengan layak.

Damayanti menyebut bahwa pendidikan gratis seharusnya tidak perlu menunggu putusan MK, karena prinsip tersebut sudah menjadi amanat konstitusi yang tertuang dalam Pasal 31 UUD 1945. Ia menekankan bahwa negara wajib hadir untuk menjamin akses pendidikan setara bagi seluruh anak bangsa.

“Pendidikan gratis adalah mandat lama yang sudah semestinya diterapkan sejak dulu. Pemerintah harus hadir untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan,” ujarnya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa masalah pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan biaya, tetapi juga mencakup mutu serta pemerataan akses layanan pendidikan. Ia menyoroti kebijakan pengelompokan sekolah menjadi unggulan dan non-unggulan, yang menurutnya justru memperparah kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

“Saya pribadi tidak sepakat dengan pengelompokan sekolah seperti itu. Harusnya semua sekolah didorong agar berkualitas tanpa membuat kelas-kelas sosial di dunia pendidikan,” pintanya tegas.

Di sisi lain, Damayanti menyambut baik pelibatan sekolah swasta dalam implementasi kebijakan pendidikan gratis. Namun, ia juga menilai fenomena banyaknya orang tua yang tetap memilih sekolah swasta, meskipun berbayar, menjadi cermin bahwa persepsi publik terhadap kualitas sekolah negeri masih belum membaik.

“Fenomena ini banyak terjadi pada jenjang SD dan SMP. Artinya, masyarakat menilai sekolah negeri belum sekompetitif swasta, dan ini harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, ia mencontohkan Kota Balikpapan yang telah lebih dulu menerapkan kebijakan pendidikan gratis, lengkap dengan penyediaan seragam sekolah tanpa biaya. Menurutnya, komitmen dan kemauan politik dari pemerintah daerah sangat menentukan keberhasilan implementasi kebijakan ini.

“Balikpapan bisa menjalankan program ini karena ada kemauan dari pemerintahnya. Itu bisa jadi contoh untuk kabupaten dan kota lain di Kaltim,” tuturnya.

Damayanti menekankan agar putusan MK ini tidak berhenti sebagai sekadar produk hukum, melainkan menjadi momentum nyata untuk mendorong transformasi sistem pendidikan yang menjunjung prinsip keadilan, keterjangkauan, dan pemerataan, khususnya bagi daerah-daerah seperti Kalimantan Timur.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru