Capaian Pembangunan Kaltim 2025 Tembus 69 Persen, DPRD Sebut Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis.

Infonusa.co, Samarinda – Hingga akhir Juli 2025, realisasi program pembangunan di Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan progres menggembirakan dengan capaian 69 persen. Angka ini dinilai sebagai bukti terjaganya sinkronisasi arah kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, meski saat ini tengah berlangsung masa transisi pemerintahan.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, dalam Rapat Paripurna DPRD pada Senin (28/07/2025), menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari konsistensi koordinasi lintas pemerintahan.

“Percepatan ini sangat positif. Walau pemerintahan berada di masa transisi, koordinasi tetap solid. Kunci keberhasilan ada pada sinkronisasi pusat dan daerah,” ujar Ananda.

Menurutnya, arahan Presiden RI, kebijakan Gubernur Kaltim, serta pedoman dari Kementerian Dalam Negeri menjadi pijakan utama yang memperkuat pelaksanaan program prioritas. Semua instrumen ini sekaligus mendukung penyesuaian terhadap dokumen perencanaan baru, termasuk RPJMD 2025–2030.

“Tahun ini adalah periode awal yang menentukan. DPRD, kepala daerah, hingga RPJMD semuanya baru. Jadi, penyesuaian sejak awal akan sangat berpengaruh bagi arah pembangunan lima tahun ke depan,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ananda menambahkan, delapan agenda prioritas pembangunan nasional (Astacita) kini telah terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah. Salah satu yang menonjol adalah program unggulan GratisPol (pendidikan dan kesehatan gratis) dengan alokasi anggaran sekitar Rp185 miliar pada tahun ini.

“GratisPol adalah bukti nyata integrasi kebijakan pusat dan daerah. Anggaran diarahkan langsung untuk kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Dalam pembahasan APBD Perubahan, Ananda menegaskan struktur belanja difokuskan pada empat sektor utama: pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya penegasan peran antara legislatif dan eksekutif. Menurutnya, DPRD berfungsi mengawasi dan mengontrol arah kebijakan, sementara pelaksanaan teknis sepenuhnya berada di tangan pemerintah provinsi.

“Tugas DPRD adalah mengawal kebijakan, bukan mengeksekusi program. Implementasi itu urusan eksekutif,” tegasnya.

Ananda berharap tren positif ini dapat berlanjut hingga akhir tahun anggaran, sekaligus menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru