Berbagai Tantangan Pendidikan Hadir di Kota Balikpapan dan Samarinda, H. Baba Minta OPD Tangani Serius

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba

Infonusa.co, Samarinda — Persoalan di sektor pendidikan masih menjadi tantangan besar yang belum tuntas dihadapi oleh dua kota terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim), Balikpapan dan Samarinda.

Berbagai isu mulai dari ketimpangan mutu pendidikan hingga keterbatasan sarana dan prasarana, menjadi sorotan utama yang menuntut perhatian serius dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera ditangani

Melihat hal tersebut Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, H Baba menegaskan, perbaikan sektor pendidikan di kedua kota tersebut masih membutuhkan banyak pembenahan.

Untuk di Samarinda, ketersediaan fasilitas pendidikan sudah cukup memadai. Daya tampung di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat mampu menampung lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) setiap tahunnya.

Namun masalah lain muncul, siswa lebih banyak berfokus pada sejumlah sekolah favorit, sehingga pemerataan kualitas pendidikan menjadi tidak merata.

“Samarinda sebenarnya sudah cukup. Sarana dan daya tampungnya tersedia. Tapi anak-anak kita hanya ingin mendaftar di sekolah-sekolah tertentu, sehingga terjadi ketimpangan mutu,” ujarnya usai RDP, Senin (28/4/2025).

Berbeda dengan Samarinda, kata dia, Balikpapan justru masih bergelut dengan keterbatasan infrastruktur pendidikan. H. Baba juga mengungkapkan, saat ini Balikpapan baru mampu mengakomodasi sekitar 51 persen lulusan SMP yang ingin melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Balikpapan masih kekurangan infrastruktur pendidikan. Sarana dan prasarana sekolah belum cukup untuk menampung semua siswa,” katanya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemkot Balikpapan telah mengajukan permohonan pembangunan dua SMA dan dua SMK baru. DPRD Kaltim, disebutnya, berkomitmen penuh untuk terus mengawal pembangunan pendidikan di daerah ini.

“Pendidikan adalah fondasi utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, kami akan terus mendorong agar persoalan ini segera ditangani,” pungkasnya. (San/Adv)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru