Batas Samar, Agusriansyah Sebut Identitas Warga Kampung Sidrap Kian Terombang-ambing

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Infonusa.co, Samarinda – Di tengah geliat pembangunan dan geliat kehidupan warga, Kampung Sidrap yang terletak di Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, kembali menjadi titik panas perdebatan administratif.

Tapal batas antara Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang yang belum tuntas, kembali memunculkan ketegangan, terutama karena ribuan warga yang bermukim di kawasan tersebut secara administratif terdaftar sebagai penduduk Kota Bontang.

Kondisi tersebut menimbulkan kebingungan dan pertanyaan serius, tidak hanya di kalangan warga, tetapi juga di antara para pejabat pemerintahan. Menanggapi polemik itu, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan, angkat bicara.

Dirinya menegaskan bahwa persoalan itu bukanlah hal baru, melainkan warisan panjang sejak pemekaran wilayah Kabupaten Kutai pada tahun 1999 yang melahirkan dua entitas administratif yani Kutai Timur dan Kota Bontang.

“Permasalahan ini sudah puluhan tahun, sejak awal pemekaran, tumpang tindih data dan layanan publik di wilayah perbatasan belum juga selesai,” ujar Agusriansyah.

Kini, tarik-menarik identitas kembali mencuat, membawa keresahan bagi warga yang tak kunjung tahu harus berpijak pada pemerintahan yang mana.

“Sejak dulu kawasan itu memang menjadi tempat beraktivitas bagi petani dari Bontang maupun Kutim. Jadi wajar kalau ada warga yang memiliki KTP Bontang dan sebagian lagi tercatat sebagai warga Kutim. Persoalan mulai muncul ketika secara administratif wilayah itu ditetapkan masuk dalam wilayah Kutai Timur,” bebernya menambahkan.

Dewan dari Dapil Kutim tersebut merespon pernyataan dari Wakil Wali Kota Bontang yang sempat mengkritik Pemerintah Daerah Kutim terhadap kebijakan menangani permasalahan Kampung Sidrap yang baru dilakukan saat ini.

“Kalau ada keberatan terhadap penetapan wilayah, sebaiknya ajukan saja ke Kementerian Dalam Negeri. Mereka yang punya kewenangan soal itu. Mengkritik kepemimpinan orang lain tidak pantas dan terlalu personal,” ucapnya.

Wakil rakyat daerah pemilihan Bontang, Kutim dan Berau ini menyuarakan agar Pemkot Bontang dan Pemkab Kutim lebih fokus pada peningkatan pelayanan publik di wilayah perbatasan, daripada terus mempermasalahin konflik batas wilayah.

“Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mempercepat pengesahan desa persiapan menjadi desa definitif, sebagaimana wacana yang sudah muncul sejak tahun 2017,” jelas Agusriansyah.

Kendati demikian, Agusriansyah Ridwan menegaskan bahwa kampung Sidrap tersebut sebenarnya sudah sah secara administratif masuk pada wilayah Kutai Timur dan bukan Bontang.

“Sekarang tinggal bagaimana menyatukan pandangan dan kebijakan agar pelayanan masyarakat di wilayah tersebut dapat berjalan dengan lancar,” tutup Agusriansyah. (San/Adv/DPRDKaltim).

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB