Banjir Melanda Samarinda, Deni Dorong Pemkot Bangun Kolam Retensi Secara Merata.

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. 

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. 

Infonusa.co, Samarinda – Kota Samarinda sedang dilanda banjir di beberapa daerah. Hal tersebut dikarenakan faktor hujan yang kerap kali turun. Selain hujan, faktor lain dari terjadinya banjir yakni penanganan sampah yang belum baik. Namun di beberapa daerah telah diterapkan Kolam Retensi sebagai upaya mengendalikan banjir.

Dengan hal tersebut, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa selain Jalan Damanhuri yang tengah menjadi fokus pembangunan kolam retensi, masih ada beberapa wilayah lain yang membutuhkan perhatian serius dalam upaya pengendalian banjir di Samarinda.

Seperti, kawasan Bengkuring di Kelurahan Sempaja Timur dan Tanah Datar di Kecamatan Muara Badak menjadi dua lokasi yang dianggap menjadi prioritas.

Menurutnya, kondisi banjir di Bengkuring semakin memprihatinkan setiap kali hujan deras mengguyur Samarinda. Meskipun proyek pembangunan kolam retensi di kawasan tersebut telah dimulai, pengerjaannya masih jauh dari kata selesai.

“Kami berharap pembangunan kolam retensi di Bengkuring bisa dipercepat karena banjir di sana cukup parah. Ditambah lagi, lokasinya berbatasan dengan Kukar, yang kemungkinan besar turut menyumbang aliran air ke wilayah tersebut,” ujarnya.

Selain Bengkuring, pria yang akrab disapa Deni juga menyoroti kawasan Tanah Datar yang sering terdampak banjir. Dirinya menilai, permasalahan di daerah ini bukan hanya disebabkan oleh faktor cuaca, tetapi juga akibat aktivitas pertambangan di wilayah perbatasan.

“Memang pembukaan lahan tambang tidak terjadi langsung di Samarinda, tetapi dampaknya sangat terasa. Air dari Kukar mengalir ke wilayah kita karena letaknya yang berdekatan,” ungkap Deni.

Deni menekankan bahwa pembangunan kolam retensi di Tanah Datar menjadi langkah krusial untuk mengurangi risiko banjir yang terus berulang. Selain berfungsi sebagai area tampungan air, kolam retensi ini juga diharapkan mampu mengendalikan limpasan air dari wilayah perbatasan.

Di luar isu banjir, dirinya juga mendukung rencana Pemkot Samarinda untuk membuka akses jalan tembus dari Sambutan menuju Bandara APT Pranoto. Ia menilai keberadaan jalan alternatif sangat penting untuk mengatasi kemacetan, terutama saat banjir melanda jalan poros Samarinda-Bontang.

“Saat ini kita hanya mengandalkan jalan poros Samarinda-Bontang. Kalau banjir terjadi, akses transportasi terganggu dan bisa berdampak pada operasional Bandara APT Pranoto,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam pembangunan Kota Samarinda, Deni berharap langkah-langkah strategis yang telah dirancang oleh pemerintah dapat segera direalisasikan dengan lebih cepat dan efektif.

“Di momentum hari jadi Samarinda ke-357 ini, kita harus semakin berbenah. Pembangunan yang sudah berjalan harus ditingkatkan, dan yang belum harus segera direalisasikan. Tujuannya tidak hanya untuk mengurangi banjir dan tanah longsor, tetapi juga untuk mewujudkan Samarinda sebagai kota yang lebih maju dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Momen pemotongan tumpeng dalan rangka Hari Tani oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

GENCARKAN Jadi Ruang Edukasi Keuangan bagi Petani di Kukar

Jumat, 25 Sep 2026 - 16:37 WIB

Foto: Poster Pengumuman Penerima Program Beasiswa Pendidikan Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026. (Foto: Bagian Kesra Setkab Kukar)

Pemkab Kukar

Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026, 1.181 Penerima Lolos Verifikasi

Kamis, 24 Sep 2026 - 19:34 WIB