Banjir Masih Jadi Persoalan Menahun, DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Kesatuan Langkah Antar-Pemerintah

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Abdul Giaz.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Abdul Giaz.

Infonusa.co, Samarinda – Persoalan banjir yang terus berulang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur dinilai tidak bisa ditangani secara parsial. Dibutuhkan kesamaan arah kebijakan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota agar penanganannya tidak tumpang tindih dan lebih berdampak nyata.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Abdul Giaz, menilai bahwa selama ini upaya pengendalian banjir masih kerap berjalan sendiri-sendiri, padahal persoalan tersebut memiliki keterkaitan lintas wilayah dan memerlukan perencanaan jangka panjang dengan anggaran besar.

“Masalah banjir ini membutuhkan biaya besar dan desain penanganan yang terpadu. Karena itu, sinkronisasi antara Pemprov dan pemerintah daerah mutlak diperlukan,” ujarnya.

Ia mencontohkan langkah yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Samarinda dalam membenahi Sungai Karang Mumus. Di saat yang sama, Pemerintah Provinsi Kaltim juga memiliki fokus penanganan pada Sungai Mahakam. Menurut Giaz, kedua upaya tersebut seharusnya tidak berjalan terpisah, melainkan saling menguatkan.

“Karang Mumus dan Mahakam itu satu sistem. Kalau penanganannya sejalan, dampaknya akan jauh lebih terasa dalam pengendalian banjir,” jelasnya.

Giaz menegaskan, efektivitas penanggulangan banjir sangat bergantung pada pembagian peran yang jelas dan kesediaan setiap daerah untuk mengikuti strategi bersama yang telah dirumuskan.

“Kalau semua bergerak dengan visi yang sama dan tahu perannya masing-masing, pengurangan banjir bukan hal yang mustahil. Kuncinya ada di kolaborasi,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru