Balikpapan Alami Banjir, Yusuf Ungkap Rancangan Solusi dari Pemkot Balikpapan

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Yusuf Mustafa.

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Yusuf Mustafa.

Infonusa.co, Samarinda – Pemerintah Kota Balikpapan tengah mempersiapkan pembangunan bosem atau kolam retensi seluas sekitar 10 hektare sebagai langkah konkret untuk mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kota tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Yusuf Mustafa, menyambut baik rencana ini. Dirinya menilai, upaya tersebut merupakan respons yang tepat dalam menghadapi kompleksitas persoalan banjir di Balikpapan, yang tidak semata disebabkan oleh curah hujan tinggi, melainkan juga dipicu oleh faktor pasang air laut.

“Banjir kemarin bukan hanya karena hujan deras, tapi juga karena air laut yang sedang pasang. Dua faktor ini saling memperparah kondisi,” jelas Yusuf.

Yusuf pun mendorong agar pembangunan bosem dilakukan dengan perencanaan yang matang serta memperhatikan lokasi strategis, agar daya tampung dan efektivitasnya bisa maksimal dalam mengendalikan limpasan air di titik-titik rawan banjir.

“Pemerintah Balikpapan sudah berusaha, membuat langkah kongkret dalam atasi banjir ini, antara lain membuat BOSEM,” ihwalnya.

Selain itu Pemkot juga akan memperbaiki beberapa drainase di Balikpapan guna melancarkan arus air ketika hujan besar datang. Yusuf mengungkapkan rencana ini akan menggunakan anggaran besar sehinngga pekerjaan akan dilakukan secara bertahap.

Dirinya juga mengutarakan perlunya edukasi pada masyarakat Balikpapan untuk memperhatikan saluran air di daerahnya, karena dengan baiknya saluran tersebut maka banjir dapat ditekan.

“Jadi ya pentingnya kita kalau berbicara perumahan, juga perlu diberikan edukasi kepada masyarakat perumahan, supaya tidak hanya membangun rumah tanpa memperhatikan drainase,” timpal Yusuf.

Dengan itu, Yusuf berharap adanya sinergitas dari seluruh pihak untuk merealisasikan rancangan tersebut, baik dari masyarakat maupun pemerintah Kota. Agar banjir yang ada dapat dientaskan mengingat Balikpapan merupakan salah satu Kota penyangga IKN. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru