Awasi Gaspol Pendidikan, Komisi IV DPRD Kaltim Fokus Jaga Konsistensi PETA POLPEN

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi

Infonusa.co, Samarinda – Besarnya anggaran pendidikan di Kalimantan Timur menuntut pengelolaan yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga konsisten dari awal hingga akhir pelaksanaan. Untuk memastikan hal tersebut, Komisi IV DPRD Kaltim memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan PETA POLPEN, program percepatan implementasi Gaspol Pendidikan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M. Darlis Pattalongi, menyampaikan bahwa pengawasan tidak dilakukan secara insidental, melainkan dirancang dalam agenda berkala bersama mitra teknis dan pemangku kepentingan sektor pendidikan. Langkah ini diambil agar setiap tahapan program dapat dipantau secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, realisasi, hingga evaluasi.

Menurut Darlis, pengawasan anggaran menjadi kunci utama agar kebijakan pendidikan tidak berhenti di atas kertas. Dengan porsi dana yang besar, sektor pendidikan harus dikelola secara transparan dan terukur agar benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu pembelajaran.

“PETA POLPEN punya potensi besar untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan, terutama di wilayah terpencil dan tertinggal. Tapi potensi itu hanya bisa tercapai jika pelaksanaannya diawasi dengan serius,” ujarnya.

Ia menambahkan, tanpa pengawasan yang kuat, program berisiko tidak berjalan optimal, mulai dari keterlambatan realisasi hingga penggunaan anggaran yang tidak sesuai sasaran. Karena itu, DPRD ingin memastikan tidak ada dana publik yang mengendap atau kehilangan arah.

Komisi IV berharap pelaksanaan PETA POLPEN benar-benar mampu menghadirkan perubahan, khususnya dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kaltim.

“Anggaran pendidikan harus kembali ke masyarakat dalam bentuk layanan yang lebih baik. Itulah tujuan utama pengawasan ini,” tutup Darlis.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru