Anggaran jadi Masalah Utama dalam Menata Infrastruktur Pendidikan Kota Samarinda

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Ikhsan/Infonusa.co)

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Terbatasnya Anggaran jadi menjadi permasalahan yang harus di perhatikan oleh Pemerintah Kota dan hanya perlu waktu dalam menata ulang daripada anggaran yang ada tersebut.

Adapun tanggapan dari Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. Dirinya jelaskan kendala Kota Samarinda di dalam perbaikan infrastruktur dan pemenuhan standar pelayanan minimal adalah masalah anggaran yang menjadi kunci.

“Karena dari 20% ini tidak bisa menopang keseluruhan keperluan dari tingkat paud, SD, SMP karena jumlahnya yang banyak, mudah mudahan program rutin dari sekian untuk perbaikan dan sekian untuk pembangunan,” jelas Deni, pada Rabu (19/06/2024).

Tapi dengan demikian, Deni mengira Pemkot Samarinda bisa mengatasi masalah itu semua. Dirinya telah diperlihatkan juga kondisi – kondisi sekolah, bahkan yang di dalam Kota pun masih ada atapnya yang jebol dan lain sebagainya.

“Kalau kita berbicara di luar Kota mungkin bisa saja sebab jarang terpantau, tapi kalau di tengah kota itu ada juga,” ucapnya.

“Itu saya juga minta betul kepada pak Asli dari Dinas Pendidikan, kalo bisa betul-betul perhatian ini berkelanjutan, artinya setelah lakukan perbaikan yang ini lakukan perbaikan yang lainnya, jangan sampai terputus,” tambahnya.

Lanjut Deni, dirinya jelaskan Samarinda masih bergantung pada Dana Alokasi Khusus (DAK), itu juga lah yang sangat menopang Samarinda, suka tidak suka kalau ini tidak ada ya akan sulit juga nantinya.

“Dak ini lumayan juga membantunya walaupun angkanya menurun, harusnya di tingkatkan lagi, karena bagaimanpun pendidikan ini amanah undang undang, harus mendapat perhatian,” ujarnya.

Akhir, Deni harap Anggaran untuk pendidikan bisa terpisah dengan gaji dan sebagainya. Sebab, jika itu terpisah bukan hanya maksimal tetapi sangat memadai sekali. Artinya standar pelayanan terpenuhi dan sarana pra sarana juga tidak kalah dengan yang di Jawa (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru