Anggaran 36 Miliar Untuk Pembangunan Jembatan Kuala Samboja Akan Diawasi Dengan Ketat

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Kuala Samboja, Kutai Kartanegara. (Humas DPRD Kaltim)

Pansus LKPJ Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Kuala Samboja, Kutai Kartanegara. (Humas DPRD Kaltim)

Infonusa.co, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti soal pembangungan Jembatan Kuala Samboja yang memakan anggaran sebesar 36 miliar saat lakukan peninjauan lapangan, pada Kamis (17/04/2024)

Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tapi jalur vital yang menghubungkan Balikpapan dengan Handil II, Samboja. Karena itu, progresnya tak luput dari perhatian serius. Dipimpin Ketua Pansus Agus Suwandy, dan turut serta dalam peninjauan beberapa anggota pansus yakni Abdul Giaz, Damayanti, Fadly Imawan, Fuad Fakhruddin, Andi Satya Adi Saputra, Baharuddin Demmu, Hartono Basuki, dan Firnadi Ikhsan. Perwakilan Dinas PUPR Kaltim melalui Staf Bina Marga, I Nyoman Suardika pun menemani tinjauan tersebut.

Agus Suwandy menegaskan, kunjungan ini merupakan langkah konkret untuk mengevaluasi progres pekerjaan fisik yang tengah berlangsung di tahun anggaran 2024, memastikan setiap tahap pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

“Pembangunan Jembatan Kuala Samboja menggunakan sistem tender pascakualifikasi satu file dengan metode harga terendah dan sistem gugur,” terang Agus Suwandy.

Jembatan Kuala Samboja sendiri merupakan jembatan rangka baja tipe kelas C dengan lebar jalan 4,5 meter. Keberadaannya sangat vital dalam menunjang mobilitas warga dan distribusi logistik antara Balikpapan dan kawasan pesisir Kutai Kartanegara.

Agus menambahkan, proyek bernilai puluhan miliar ini perlu mendapat pengawasan ketat dalam pemenuhan spesifikasinya dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan anggaran daerah digunakan secara optimal dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Dengan pesatnya perkembangan wilayah Samboja dan meningkatnya volume lalu lintas, Jembatan Kuala Samboja diharapkan menjadi solusi konektivitas yang tangguh dan berkelanjutan, menjawab kebutuhan mobilitas masa kini sekaligus menopang pertumbuhan di masa depan. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru