Andi Satya Soroti Tenaga Medis di Kaltim yang Masih Belum Penuhi Kebutuhan

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra

Infonusa.co, Samarinda–Jumlah tenaga medis di Kalimantan Timur (Kaltim) masih terbilang belum memenuhi standar ideal, sebab tenaga medigs masih berjumlah 2.000 orang, sedangkan kebutuhan yang ingin tercapai yaitu 4.000 tenaga kerja. Hal tersebut terbilang masih 50% saja.

Menyikapi itu, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan bahwa secara hitungan ideal, satu dokter seharusnya menangani maksimal seribu pasien. Namun di lapangan, kondisi ini belum tercapai.

“Di Kaltim, jumlah tenaga medis masih jauh dari perbandingan ideal. Jadi memang kita sangat kekurangan,” ucapnya.

Melihat kondisi ini, Andi menekankan pentingnya langkah-langkah kreatif dari pemerintah. Salah satunya adalah memanfaatkan teknologi melalui layanan Telemedicine—program yang kini tengah digencarkan Kementerian Kesehatan.

“Digitalisasi harus dimanfaatkan. Telemedicine bisa jadi solusi jangka pendek, apalagi infrastruktur internet kita sudah mulai menjangkau pelosok. Ini juga sejalan dengan program Gubernur,” tegasnya.

Selain itu, kerja sama dengan perguruan tinggi di luar Kaltim, khususnya yang memiliki fakultas kedokteran, bisa menjadi langkah cepat untuk mendistribusikan tenaga medis ke daerah-daerah yang kekurangan.

“Universitas besar di luar Kaltim bisa membantu menyalurkan tenaga medisnya ke daerah-daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar),” terangnya.

Namun menurut Andi, solusi jangka panjang tetap harus berpijak pada pengembangan sumber daya manusia lokal. Memberikan beasiswa kepada putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan adalah investasi penting.

“Pendidikan ini bisa dibiayai oleh pemerintah, dengan harapan mereka akan kembali dan mengabdi di daerah asal, terutama wilayah 3T,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Andi Satya mengusulkan agar tenaga medis yang ada di daerah perkotaan bisa secara bergiliran dirotasi ke wilayah 3T, dengan insentif tambahan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru