Andi Satya Ingatkan Perlindungan Anak Rentan Terpinggirkan Jika Tak Didukung Anggaran Memadai

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra

Infonusa.co, Samarinda – Di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan sosial yang menyentuh anak-anak, DPRD Kalimantan Timur mengingatkan bahwa perlindungan anak berisiko terpinggirkan apabila tidak disokong kebijakan dan anggaran yang memadai.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menilai tantangan perlindungan anak saat ini jauh lebih berat dibanding satu dekade lalu. Anak-anak kini tidak hanya menghadapi ancaman kekerasan fisik dan eksploitasi, tetapi juga risiko baru yang muncul dari ruang digital dan tekanan ekonomi keluarga.

“Masalahnya semakin kompleks, sementara dukungan anggaran masih sangat terbatas,” kata Andi.

Ia mengungkapkan bahwa alokasi anggaran perlindungan anak di Kaltim saat ini hanya berkisar Rp400 juta per tahun. Angka tersebut, menurutnya, tidak sebanding dengan kebutuhan penanganan kasus, upaya pencegahan, hingga program pendampingan yang seharusnya berjalan berkelanjutan.

“Kalau kita bicara perlindungan anak secara serius, anggaran ini jelas belum mencukupi,” ujarnya.

Selain persoalan anggaran, Andi juga menyoroti regulasi yang dinilai sudah tertinggal oleh perkembangan zaman. Perda Nomor 6 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak disebutnya perlu ditinjau ulang agar mampu merespons dinamika sosial dan tantangan era digital yang kian masif.

“Dulu belum ada persoalan kecanduan gawai seperti sekarang. Pola kekerasan juga berubah. Regulasi kita harus menyesuaikan realitas itu,” jelasnya.

Menurut Andi, penguatan perlindungan anak tidak bisa dilakukan secara sektoral atau parsial.

Pemerintah daerah perlu membangun pendekatan yang lebih adaptif, lintas sektor, serta menempatkan kepentingan terbaik anak sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan.

Ia menegaskan DPRD Kaltim akan terus mengawal isu ini agar tidak sekadar menjadi agenda normatif, melainkan diwujudkan melalui kebijakan konkret dan dukungan anggaran yang proporsional.

“Anak adalah kelompok paling rentan. Kalau perlindungannya lemah, dampaknya panjang ke masa depan daerah. Ini tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Andi mengingatkan bahwa tanpa keberanian memperkuat anggaran dan memperbarui regulasi, komitmen perlindungan anak hanya akan berhenti sebagai slogan.

“Perlindungan anak harus nyata, bukan sekadar janji,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi
Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah
DPRD Samarinda Panggil Disdikbud dan Desak Pembenahan Komunikasi Terkait Tersendatnya Intensif Guru 
Sempat Mandek, Komisi IV DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda Penanggulangan HIV-TB
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:11 WIB

Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:05 WIB

Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah

Berita Terbaru