Ananda Soroti Kinerja OPD Jelang Akhir Tahun, Serapan Anggaran Dinilai Belum Optimal

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis

Infonusa.co, Samarinda – Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, perhatian DPRD Kalimantan Timur tertuju pada kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai belum maksimal dalam merealisasikan anggaran.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengungkapkan bahwa hingga memasuki triwulan akhir, serapan belanja daerah masih berada di bawah harapan. Kondisi ini dinilai perlu mendapat pengawasan lebih ketat agar tidak berdampak pada efektivitas program pembangunan.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, serapan belanja OPD belum menyentuh angka 70 persen, sementara realisasi pendapatan daerah masih berkisar di angka 60 persen. Menurut Ananda, capaian tersebut belum ideal untuk periode akhir tahun anggaran.

“Waktu kita tidak banyak. OPD harus bergerak lebih cepat dan lebih tertib agar anggaran yang sudah disiapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai rendahnya serapan bukan hanya disebabkan kendala teknis, tetapi juga berkaitan dengan kualitas perencanaan serta lemahnya pengendalian internal di masing-masing OPD. Karena itu, Ananda mendorong percepatan administrasi dan penguatan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah.

Selain itu, ia meminta agar evaluasi dan audit internal dilakukan lebih awal sehingga potensi keterlambatan dapat diantisipasi sebelum memasuki akhir tahun anggaran.

“Perencanaan PAD dan belanja harus lebih realistis dan terukur. Jangan sampai anggaran sudah tersedia, tapi tidak bisa dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Ananda menekankan bahwa percepatan realisasi tetap harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, kecepatan tidak boleh mengorbankan akuntabilitas dan kualitas pelaksanaan program.

Ia juga memastikan DPRD Kaltim akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara aktif untuk memastikan OPD bekerja sesuai rencana dan target kinerja yang telah ditetapkan.

“Bagi kami, yang terpenting bukan hanya serapan anggaran tinggi, tapi program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru