Ananda Emira Moeis Tekankan Program MBG Harus Libatkan Petani Lokal demi Penguatan Ekonomi Kaltim

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis

Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Salah satu kunci untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan melibatkan petani serta pelaku usaha pangan lokal secara optimal.

Menurut Ananda, keterlibatan produsen pangan dari dalam daerah akan menciptakan rantai pasok yang lebih berkelanjutan sekaligus menjaga perputaran ekonomi agar tetap berada di Kalimantan Timur.

“Jika bahan pangan dipasok dari petani lokal, manfaat program ini tidak berhenti di sekolah, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Legislator dari PDI Perjuangan itu menjelaskan bahwa ketergantungan pada pasokan luar daerah perlu dikurangi. Dengan mengandalkan hasil pertanian lokal, stabilitas penyediaan bahan makanan untuk MBG dapat lebih terjamin, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Namun demikian, ia mengingatkan masih ada persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius, terutama terkait keterbatasan akses permodalan bagi petani. Tanpa dukungan tersebut, kemampuan petani untuk memenuhi kebutuhan program berskala besar akan sulit diwujudkan.

“Pemerintah perlu hadir untuk memastikan petani mampu menjadi penopang utama program ini, sehingga kita tidak terus bergantung pada pasokan dari luar,” tegasnya.

Selain aspek ekonomi, Ananda juga menekankan pentingnya pengendalian mutu makanan yang

disajikan kepada pelajar. Ia meminta agar seluruh proses, mulai dari penyediaan bahan hingga distribusi makanan, diawasi secara ketat agar tetap memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Program ini harus dijalankan dengan pengawasan menyeluruh, sehingga manfaat gizi, pendidikan, dan ekonomi bisa berjalan beriringan,” jelasnya.

Ia pun mendorong sinergi antarlembaga di lingkungan Pemprov Kaltim. Dinas Kesehatan diharapkan menetapkan standar gizi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengawal pelaksanaan di sekolah, sementara Dinas Pertanian berperan menjembatani petani dengan kebutuhan program MBG.

“Dengan kerja bersama seluruh OPD, MBG dapat menjadi program strategis yang memberi dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah,” tutupnya. (Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru