Infonusa.co, Samarinda — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, memandang masa 100 hari kerja Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji sebagai langkah awal yang krusial dalam merealisasikan visi-misi pemerintahan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurut Ananda, periode ini bukan sekadar simbol waktu, melainkan momentum penentu arah kebijakan strategis yang akan membentuk fondasi pembangunan Kaltim ke depan.
Ia berharap program-program prioritas yang dijanjikan dalam kampanye dapat segera diterjemahkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Hari ini rancangan RPJMD dari provinsi akan diserahkan ke DPRD untuk dibacakan dalam rapat paripurna dan nantinya disampaikan ke masing-masing fraksi,” ujar Ananda.
Politisi PDI Perjuangan itu menyebut bahwa RPJMD merupakan acuan utama dalam merealisasikan program-program prioritas yang telah dicanangkan gubernur dan wakil gubernur. Ia menegaskan bahwa proses ini merupakan penyesuaian anggaran berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) dan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dari Kementerian Dalam Negeri.
Ananda menyampaikan bahwa fokus utama Pemprov Kaltim saat ini berada pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ketiga sektor tersebut, lanjutnya, sudah mulai dijalankan dan telah disampaikan ke DPRD.
Ia juga menyinggung program unggulan Pemprov seperti Gratispol (Pendidikan dan Kesehatan Gratis) dan Jospol (Jaminan Sosial dan Pembangunan Infrastruktur). Menurutnya, fraksi PDI Perjuangan akan memberikan apresiasi atas capaian yang positif, namun tetap akan menyampaikan kritik membangun terhadap program yang dinilai belum optimal.
“Fraksi PDI Perjuangan akan memberikan apresiasi atas capaian yang baik, namun juga tak segan memberi kritik membangun terhadap program yang belum optimal,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai percepatan kinerja dalam 100 hari pertama pemerintahan Rudy Mas’ud dan Seno Aji, Ananda menyampaikan tanggapan diplomatis.
“Masih dalam proses. Kita tahu Pak Gubernur orangnya luar biasa. Beliau memberikan waktu dan prioritas untuk Kaltim. Kita lihat dulu bagaimana realisasinya,” ucapnya
Ananda pun mengajak seluruh pihak untuk memberi ruang dan waktu agar setiap program yang dirancang dapat berjalan maksimal sesuai dengan rencana yang telah disusun.
“Kita akan terus kawal, yang baik kita dukung, yang kurang kita beri masukan,” pungkasnya, dengan mengajak untuk bersama-sama menjaga semangat kolaborasi, di mana kritik dan dukungan berjalan seiring demi terciptanya perubahan yang nyata dan berkelanjutan. (San/Adv/DPRDKaltim)









