Ananda Ajak Perempuan Untuk Refleksi Bersama Dalam Peringati Hari Kartini : Emansipasi Belum Usai

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis.

Infonusa.co, Samarinda — Dalam mengenang jasa pahlawan peremupuan Indinesia yakni R.A Kartini, maka pada tanggal 21 April akan selalu dianggap sebagai Hari Kartini. Demi memperingati hai kartini masyarakat akan beramai rami memulai event maupun refleksi terhdapa para perempuan

Selaras dengan itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengajak para perempuan untuk refleksi mendalam pada peringatan Hari Kartini.

Dalam catatannya yang dibagikan melalui media sosialnya, politisi wanita dari PDI Perjuangan ini menyoroti bahwa perjuangan emansipasi perempuan masih jauh dari usai.

Menurut Ananda, meskipun akses pendidikan kini semakin terbuka, tidak semua perempuan memiliki keleluasaan untuk mengembangkan potensi intelektual mereka secara optimal. Banyak di antaranya masih harus menghadapi pembatasan sosial dan kultural hanya untuk sekadar bermimpi.

“Semua bisa sekolah, tapi belum semua boleh jadi pintar. Banyak perempuan masih harus ‘izin’ untuk bermimpi,” tulisnya.

Ananda menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini untuk membuka pintu pendidikan bagi kaum perempuan masih sangat relevan hingga kini. Ia menilai, masih banyak perempuan yang belum memiliki ruang memadai untuk mengejar cita-cita setinggi langit.

“Perjuangannya belum selesai. Masih banyak yang belum punya ruang untuk bisa ngejar pendidikan setinggi langit,” ujarnya, Senin (21/4/2025).

Dalam catatan itu, Ananda juga menggambarkan kenyataan sosial yang masih kerap membatasi langkah perempuan. Sebagian dari mereka, menurutnya, harus mengubur impian karena tuntutan menjadi ibu rumah tangga di usia muda, atau menjadi tulang punggung keluarga. Tak sedikit pula yang terhambat oleh stigma negatif karena dianggap terlalu ambisius ketika mengejar pendidikan tinggi atau beasiswa.

“Ada yang ‘terpaksa’ jadi ibu rumah tangga atau tulang punggung keluarga, padahal masih mau ngejar mimpi… Ada juga yang dibilang terlalu ambisius waktu ngejar beasiswa atau punya cita-cita tinggi,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa Indonesia sejatinya tidak kekurangan perempuan cerdas, melainkan kekurangan ruang dan kesempatan yang setara untuk mereka berkembang dan menunjukkan potensi.

“Negara ini tidak kekurangan perempuan cerdas, tapi kekurangan ruang bagi perempuan untuk tumbuh. Pendidikan bukan cuma soal ijazah. Tapi soal didengar, dipercaya, dan diberi kesempatan,” jelasnya.

Lebih jauh, Ananda meyakini bahwa ketika perempuan diberi ruang dan kepercayaan, mereka mampu menghadirkan dampak besar bagi kemajuan bangsa. Berbagai capaian perempuan di banyak bidang, menurutnya, menjadi bukti nyata kekuatan tersebut.

“Kalau dikasih ruang, perempuan bisa ngasih dampak lebih besar. Dan itu sudah dibuktiin berkali-kali!” ujarnya.

Menutup refleksinya, Ananda mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus menyalakan semangat Kartini—menjadi sosok yang kuat, cerdas, dan berani dalam memperjuangkan hak-hak mereka.

“Saya mengajak seluruh perempuan untuk menjadi sosok yang kuat, cerdas, dan berani dalam memperjuangkan hak-haknya, serta mampu menjadi inspirasi bagi generasi mendatang,” tandasnya mengajak.(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027
Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027
Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda
Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027
Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​
Kabel Hilang Akibatkan Jembatan Gelap, DPRD Samarinda Dorong Perbaikan LPJU Achmad Amins Masuk APBD Perubahan
Laporan Kekerasan Anak Turun Drastis, Sri Puji Minta Pemkot Tetap Waspada Fenomena Gunung Es
Cegah Intrusi Air Laut, Helmi Abdullah Minta Warga Bijak Gunakan Air dan PDAM Jaga Produksi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dukung Layanan Digital dan WiFi Gratis, Suparno Minta Anggaran Diskominfo Ditambah pada 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Jumlah Kendaraan Tembus 1 Juta Lampaui Populasi Warga, DPRD Samarinda Desak Transportasi Massal Hadir 2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Iswandi Dorong 59 Koperasi Merah Putih Kelola Distribusi LPG 3 Kg dan Tak Saingi UMKM di Samarinda

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Banggar DPRD Samarinda Yakin PAD Dapat Mencapai 1,5 Triliun di Tahun 2027

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Anggaran Berasal dari Pusat, Anhar Pastikan Sekolah Rakyat Tetap dalam Pengawasan ​

Berita Terbaru