Aktivitas Tambang di Kaltim Mulai Tak Tertib, Sarkowi Inginkan Pengawasan Ketat

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry

Infonusa.co, Samarinda – Asap kepulan tambang ilegal kembali menyelimuti kawasan Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman (Unmul), memunculkan kekhawatiran dan amarah dari berbagai kalangan. Perambahan hutan akibat aktivitas tambang tanpa izin kini menjadi sorotan tajam di Kalimantan Timur (Kaltim), menyoroti lemahnya pengawasan serta tumpulnya penegakan hukum terhadap para pelaku.

Kawasan yang seharusnya menjadi laboratorium alam dan pusat konservasi ilmu pengetahuan justru terancam oleh ulah segelintir pihak yang mengabaikan dampak lingkungan.

Kerusakan ekosistem, terancamnya keanekaragaman hayati, dan hilangnya fungsi hutan sebagai paru-paru Bumi Etam menjadi ancaman nyata yang tak bisa lagi diabaikan.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Sarkowi V Zuhry, menegaskan bahwa pengawasan tambang sebenarnya merupakan kewenangan pemerintah pusat sesuai Undang-Undang Minerba Nomor 3 Tahun 2020.

“Pengawasan formal ada di pemerintah pusat melalui inspektur tambang. Tapi jumlahnya sangat terbatas. Mereka perlu didukung anggaran dan fasilitas agar bisa optimal,” terang Sarkowi sapaan akrabnya.

Meski bukan wewenang penuh daerah, Sarkowi menekankan bahwa pemerintah daerah dan DPRD tetap harus proaktif. “Kita tidak bisa tutup mata. Daerah tetap wajib melapor dan berkoordinasi,” tuturnya tegas.

Diakhir pernyataanya, Sarkowi menyoroti tantangan besar pengawasan di Kaltim yang memiliki wilayah luas dan jumlah izin tambang yang sangat banyak. Untuk itu, sinergi pusat dan daerah sangat diperlukan demi pencegahan aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru