Aksi Balap Liar Yang Sering Terjadi, Joha : Perlunya Peningkatan Pengawasan

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Joha Fajal (Ikhsan/Infonusa.co)

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, H. Joha Fajal (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyoroti maraknya aksi balap liar yang kerap terjadi di Kota Samarinda seiring dengan berjalannya bulan suci Ramadhan.

Balapan liar itu cukup membahayakan pengendara jalan umum, sebab para pembalap liar tersebut menggunakan jalan umum yang sering di lalui masyarakat untuk di jadikan lintasan balap liar. Hal inilah yang akan dapat merugikan pengguna sekitar bahkan diri mereka sendiri

Melihat hal itu ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal menyoroti hal tersebut ia meminta kepada pihak yang berwajib untuk lebih tegas dalam menindak dan melakukan pemantuan aktivitas yang kerap dilakukan para remaja itu, apalagi saat ini kita sedang memasuki bulan suci Ramadhan.

“Yaa sebenarnya balap liar ini tidak boleh lagi terjadi di Samarinda dan lebih baik dilakukan di wadah resmi yang sudah disiapkan,” ungkap Joha, pada Rabu (14/03/2024).

Dirinya melanjutkan, ada beberapa hal yang harus dibenahi diantaranya bagi orang tua yang punya anak agar bisa betul-betul memantau anaknya dengan baik dan kedua kaitannya dengan aparat penegak hukum agar dapat melihat dan memantau terkait maraknya kejadian balap liar yang terjadi di Samarinda saat ini.

“Jadi sebelum adanya niatan dalam kejadian balap liar tersebut, seharusnya sudah ada antisipasi yang dilakukan dari pihak kepolisian dalam memantau lokasi-lokasi yang sering dijadikan sebagai tempat balap liar,” ujarnya.

Lebih lanjut, sambung Joha harus ada pencegahan yang dilakukan sebelum adanya kejadian balap liar tersebut dan dirinya juga sempat mendengar adanya kejadian balap liar yang terjadi di Palaran dan saat itu masyarakat disana yang turun langsung untuk melakukan sebuah pencegahan.

“Artinya ya peran dari masyarakat juga menjadi hal yang utama dalam melakukan pencegahan terkait persoalan balap liar yang kerap terjadi di Kota Samarinda saat ini,” tutupnya (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik
Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan
Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah
MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas
BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah
Dispar Kukar Seleksi Usulan Stimulus Ekonomi Kreatif Berdasarkan Kelayakan
Pemkab Kukar Minta Dukungan BNPB untuk Pemadaman Karhutla dari Udara
Pemkab Kukar Fasilitasi Pertunjukan Seni dan Budaya di Ruang Publik
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Pemkab Kukar Usulkan PLTU Mulut Tambang ke Kementerian ESDM untuk Atasi Kendala Listrik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Pembenahan Aturan untuk Dorong Inovasi Pelayanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Pemkab Kukar Bekali 200 Guru dengan Keterampilan Pemanfaatan AI di Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:29 WIB

MGRM Bidik Setoran PAD Rp24 Miliar pada 2026, Bisnis Non-PI Mulai Diperluas

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:26 WIB

BRIDA Kukar Catat 80 Usulan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Daerah

Berita Terbaru