Akses Layanan Kesehatan di Pedesaan Kukar Terkendala, Salehuddin Dorong Penguatan Peran Kader Posyandu

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim, Salehuddin.

Infonusa.co, Samarinda – Masyarakat di wilayah terpencil dan pedesaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih mengalami kesulitan dalam menjangkau layanan kesehatan dasar, seperti rumah sakit dan puskesmas. Luasnya wilayah menjadi tantangan utama dalam pemerataan akses pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat belum sepenuhnya merasakan manfaat fasilitas yang tersedia.

Merespons kondisi tersebut, Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, mendorong Dinas Kesehatan Kukar untuk mengaktifkan kembali peran kader Posyandu di setiap desa sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat.

“Selama ini sudah mulai ada peningkatan, termasuk pelatihan untuk kader-kader Posyandu. Mereka adalah pintu pertama dalam deteksi dini sebelum masyarakat ditangani oleh tenaga kesehatan profesional,” ujar Salehuddin.

Menurutnya, jika kader Posyandu aktif dan mendapatkan pembinaan yang maksimal, maka pelaporan kasus melalui sistem surveilans Dinas Kesehatan dan puskesmas akan lebih efektif. Peran kader ini dinilai krusial, terutama dalam pencegahan stunting dan edukasi kesehatan dasar.

“Kader Posyandu harus dibekali dengan pelatihan yang cukup agar mampu memberikan pendidikan kesehatan kepada warga di desanya, terutama di wilayah yang tidak terjangkau bidan atau perawat. Karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Salehuddin menambahkan, kegiatan rutin seperti penimbangan balita dan pemantauan gizi setiap bulan merupakan bagian penting yang dapat dioptimalkan oleh Posyandu.

Dengan demikian, diakhir pernyataannya, Salehuddin juga mendorong penguatan struktur dan insentif bagi kader kesehatan desa. Sehingga, hal itu juga merupakan bagian terpenting yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Daerah.
(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB