Akses Jalan Antar Daerah Tidak Memadai, Hamas Desak Gubernur Kaltim Terpilih.

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud.  

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud.  

Infonusa.co, Samarinda – Masyarakat perdesaan yang berada pada wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) selalu mendapatka barang pendistribusian dengan harga mahal, usutnya hal tersebut ternyata disebabkan oleh akses jalan yang di tidak memadai sehingga butuh waktu yang lama untuk sampai pada kawasan perdesaan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Hasanuddin Mas’ud mendesak Gubernur Kaltim terpilih untuk segera mempercepat  pembangunan dan memperbaiki infrastruktur yang menghubungkan antar daerah.

Desakan ini bukan tanpa sebab, Hamas sapaannya melihat dengan menunjangnya infrastruktur antar daerah dapat mempermudah dan menekan biaya bahan kebutuhan masyarakat di wilayah perdesaan, sehingga diharapkan harga yang ada dapat menjadi lebih terjangkau.

Permasalahan ketidaksetaraan harga antar daerah kembali menguak, pasalnya beredarannya perbedaan harga yang signifikan antara wilayah perkotaan dan daerah perdesaan.

Menurut Hamas, program kerja gubernur yang telah di canangkan saat kampanye terhadap pembangunan infrastruktur jalan harus segera dijalankan.

“Kita sangat mendukung langkah Pak Gubernur yang telah menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

“Namun, yang lebih penting saat ini adalah bagaimana rencana tersebut dapat segera direalisasikan di lapangan. Masyarakat di daerah perbatasan sudah lama menantikan perubahan nyata terkait harga kebutuhan pokok yang mahal,” tambah Hamas.

Dengan adanya akses jalan yang baik antar daerah, diharapkan biaya kebutuhan pun dapat ditekan secara signifikan, sehingga masyarakat di daerah pedesaan dapat menikmati harga yang normal

“Pembangunan akses jalan bukan hanya sekadar membuka keterisolasian wilayah, tetapi juga merupakan upaya konkret untuk menghadirkan keadilan ekonomi bagi seluruh masyarakat Kaltim, termasuk mereka yang tinggal di garis batas provinsi,” tutupnya. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB