Akibat Kebakaran Bigmall, Picu Dampak Besar pada Perkenomian, Sigit Tekankan Evaluasi Menyeluruh

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Ket. Foto : Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo.

Infonusa.co, Samarinda – Insiden kebakaran yang terjadi di Bigmall Samarinda baru-baru ini tak hanya menimbulkan kerugian fisik, tetapi juga berdampak signifikan terhadap roda perekonomian lokal.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sigit Wibowo, mengungkapkan bahwa Bigmall telah menjadi salah satu pusat perbelanjaan utama di Samarinda, bahkan menggantikan peran strategis mal-mal terdahulu seperti Lembuswana dan SCP.

Menurutnya, gangguan operasional akibat kebakaran ini turut memengaruhi aktivitas perdagangan dan sektor jasa yang bergantung pada keberadaan pusat perbelanjaan tersebut.

“Kalau Bigmall ini ya sebenarnya menengah ke atas, dan rata-rata saya lihat kalau dari Samarinda dan daerah-daerah sekitarnya, itu larinya semua ke Bigmall. Karena saya lihat di Mal Lembuswana sudah berkurang, begitu juga dengan SCP,” terangnya.

Dengan Bigmall yang kini masih tutup, kerugian ekonomi pun sulit dihitung. Namun, penutupan ini juga memberi peluang bagi mal lain untuk mendapatkan pengunjung lebih banyak.

“Kalau dia tutup, berarti menguntungkan mal-mal lain,” paparnya.

Lebih lanjut, Sigit mengungkapkan bahwa Selain dampak ekonomi, kebakaran ini juga menyoroti tanggung jawab pihak manajemen dan pemerintah.

Dirinya menganggap Bigmall  sebagai ikon pusat perbelanjaan terbesar di Samarinda, sehingga diperlukan langkah serius dalam evaluasi sistem keamanan dan perizinan bangunan.

“Manajemen harus bertanggung jawab penuh. Pemerintah kota juga, yang menyalurkan izinnya, harus melakukan peninjauan dan evaluasi. Jangan hanya fokus di situ, tetapi bangunan-bangunan yang lain juga harus diperhatikan secara menyeluruh,” pintanya tegas.

Sigit juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi dalam menangani masalah ini.

“Kalau yang mengeluarkan izin itu pemerintah kota, ya mereka harus bertanggung jawab. Tapi ini juga menjadi tugas pemerintah provinsi. Semua harus bertanggung jawab, ini tanggung jawab kita bersama,” tutup Sigit. (San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru