Agusriansyah Dorong Reformasi Data Kesehatan untuk Efisiensi Anggaran di Kaltim

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan.

Infonusa.co, Samarinda – Persoalan akurasi data kembali menjadi sorotan dalam layanan kesehatan di Kalimantan Timur. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai lemahnya sistem pendataan penerima manfaat membuat distribusi anggaran kerap tidak tepat sasaran.

“Selama ini, salah satu kelemahan utama kita ada pada kualitas data. Akibatnya, banyak program kesehatan yang tidak menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan, bahkan berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketidaksinkronan data antar lembaga menyebabkan ketimpangan layanan. Hal ini tidak hanya mengurangi efektivitas kebijakan, tetapi juga memperbesar potensi kesalahan dalam penyaluran dana publik.

“Kalau basis data tidak valid, maka keputusan yang lahir dari data tersebut pasti bermasalah. Dan konsekuensinya, kerugian bisa sangat besar,” tegasnya.

Menurut Agusriansyah, reformasi sistem informasi kesehatan harus dilakukan segera dengan memanfaatkan teknologi digital. Integrasi data lintas instansi, real time, dan berbasis elektronik menjadi syarat mutlak agar proses perencanaan hingga evaluasi program lebih transparan.

“Kita perlu meninggalkan pola manual dan beralih ke sistem yang terintegrasi. Dengan begitu, bantuan bisa benar-benar sampai ke warga yang membutuhkan, bukan salah alamat,” jelasnya.

Politisi PKS itu juga mendorong adanya forum bersama antara DPRD, dinas kesehatan, serta mitra pembangunan untuk merumuskan strategi konkret menuju tata kelola layanan kesehatan yang lebih adil.

“Ini bukan semata soal efisiensi anggaran, tapi bagaimana memastikan hak atas layanan kesehatan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Kaltim,” tutupnya.(San/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru