Abdul Muis Gelar Reses di Lok Bahu, Serap Aspirasi Ratusan Warga

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Abdul Muis Gelar Reses di Kelurahan Lok Bahu.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Abdul Muis Gelar Reses di Kelurahan Lok Bahu.

Infonusa.co, Samarinda – Kegiatan reses masa sidang II Tahun 2025 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda tengah berlangsung. Salah satu anggota DPRD yang aktif menjalankan agenda ini adalah Abdul Muis, anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sabtu (17/05).

Abdul Muis menggelar kegiatan reses di RT.14, RT.15 dan RT.16 Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang. Agenda tersebut dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang. Mereka datang dengan harapan besar agar aspirasi dan keluhan mereka bisa disampaikan langsung serta ditindaklanjuti oleh wakil rakyat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kondisi infrastruktur lingkungan seperti jalan gang yang belum disemen, saluran drainase yang membutuhkan perbaikan, hingga usulan bantuan sosial bagi kelompok masyarakat rentan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Abdul Muis menjelaskan bahwa kegiatan reses bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituen, melainkan juga sebagai forum resmi untuk menjaring dan menyerap aspirasi yang akan dibawa ke dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Samarinda.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendengar langsung kebutuhan dan harapan masyarakat. Nantinya usulan yang masuk akan kami saring dan bawa ke pembahasan dalam lembaga bersama mitra kerja, khususnya pada saat penyusunan anggaran perubahan atau APBD murni tahun berikutnya,” jelas Abdul Muis di hadapan warga.

Namun, ia juga mengakui bahwa tidak semua aspirasi dapat langsung direalisasikan dalam waktu dekat. Setiap anggota DPRD, menurutnya, diberikan ruang terbatas untuk menyampaikan usulan pada anggaran perubahan.

“Biasanya kami hanya diberikan kuota untuk lima usulan kegiatan dari sekian banyak permintaan yang masuk. Jadi, memang tidak semua bisa terakomodir sekaligus,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam menyusun skala prioritas, ada berbagai pertimbangan yang digunakan, seperti jumlah warga yang terdampak, urgensi permasalahan, serta wilayah dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pemilu sebelumnya.

“Misalnya, di Lok Bahu ini banyak yang mengusulkan semenisasi gang atau perbaikan drainase. Tapi karena kami hanya bisa memilih lima kegiatan, tentu kami prioritaskan yang benar-benar mendesak dan memiliki dampak langsung terhadap masyarakat luas. Bukan berarti yang lain tidak penting, tapi harus bertahap,” jelasnya.

Abdul Muis juga mengungkapkan bahwa terkadang aspirasi datang tidak hanya dari dalam dapil, tetapi juga dari luar daerah pemilihannya. Ia menyampaikan bahwa dirinya tetap mencatat semua masukan, namun realisasi tetap bergantung pada mekanisme yang berlaku di lembaga dan kebijakan pemerintah daerah.

“Saya pribadi masih ingat betul, kelurahan lok bahu menjadi salah satu tempat saya meraih cukup banyak suara pada pemilu lalu. Jumlah yang cukup besar dan saya sangat menghargainya. Jadi, Insya Allah saya akan terus mengingat amanah yang diberikan warga, termasuk usulan-usulan yang hari ini telah disampaikan,” ucapnya, disambut tepuk tangan warga.

Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara masyarakat dan wakilnya di DPRD. Ia mendorong warga agar tetap aktif menyampaikan aspirasi melalui jalur yang telah disediakan, baik melalui kegiatan formal seperti reses maupun secara langsung ke kantor dewan.

“Kegiatan reses ini bukan hanya seremonial. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk tetap terhubung dengan warga. Kalau tidak bisa dieksekusi tahun ini karena keterbatasan waktu dan anggaran, Insya Allah akan kami bawa pada pengusulan tahun depan. Yang penting, kami tahu dan mencatat kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Abdul Muis menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan reses tersebut. Ia berharap pertemuan seperti ini terus menjadi jembatan antara DPRD dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berpihak kepada rakyat.

“Terima kasih kepada seluruh Bapak-Ibu yang telah hadir. Semoga silaturahmi dan komunikasi kita hari ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua. Amin,” tutupnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB