- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2024 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin (Ikhsan/infonusa.co)

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin (Ikhsan/infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda merespon Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda yang mulai memberlakukan pembayaran parkir nontunai atau menggunakan uang elektronik per 1 April mendatang. Sehingga pengunjung yang hendak masuk wajib menggunakan kartu e-money.

Hal tersebut ditanggapi oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Fuad Fakhruddin yang mengatakan pembayaran nontunai, nantinya akan diterapkan di Bandara APT Pranoto yang merupakan suatu kemajuan di era digital.

“Kalau kita bicara digitalisasi, memang mau tidak mau sekarang masyarakat sudah harus melek termasuk salah satu contoh pembayaran nontunai,” jelasnya.

Fuad menyampaikan penerapan digitalisasi tersebut melalui e-money atau kartu pembayaran elektronik lainya dapat mengurangi tingkat kebocoran.

“Salah satu contoh saja ketika pemberlakuan pembayaran tol nontunai, ternyata luar biasa efeknya dan kebocoran tidak terjadi,” ucapnya.

Dengan begini, Fuad rasa masyarakat diharapkan dapat melek dengan teknologi. Namun saat ini pemanfaatan digitalisasi secara umum sudah mampu dipahami oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Fuad menyampaikan bahwa sebagian warga masih ada yang belum mengerti. Tapi, jika ingin berpergian tentunya ada pendamping yang memahami sistem elektronik tersebut.

“Itu yang dampingi mereka pasti tahu juga lah soal digitalisasi. Mau tidak mau memang kita harus melek terhadap itu dan sudah zamannya ya kan,” tuturnya.

Menurutnya yang menjadi kendala menurut Fuad tentang kekuatan internetnya. Sebab, gangguan yang sering muncul terkait dengan jaringan yang bermasalah.

“Saat ini masyarakat itu sudah mulai beralih dari manual menuju digital. Saya kira ya sangat bagus dan diharuskan. Kita sebenarnya sudah dimudahkan dengan fasilitas yang ada, masyarakat dihimbau untuk berupaya supaya tahu yang namanya digitalisasi,” tutupnya. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru