Infonusa.co, Samarinda – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Subandi menekankan pentingnya optimalisasi potensi pariwisata di Kota Samarinda. Dalam pernyataannya, Subandi menyoroti perlunya kerja efektif dan efisien dari Pemerintah Kota Samarinda, terutama mengingat Kalimantan Timur telah ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN).
“Pemkot Kota Samarinda harus bekerja secara efektif dan efisien, karena bagaimanapun Kalimantan Timur sudah ditetapkan menjadi IKN, tentu semua potensi yang ada harus dioptimalkan, salah satunya potensi wisata,”ungkapnya.
Menurutnya, potensi wisata di Samarinda yang tersebar hampir di semua kecamatan sebenarnya sangat menjanjikan dan tidak kalah dengan daerah lain. Namun, pengelolaannya selama ini dinilai kurang serius.
Subandi juga menegaskan bahwa pengelolaan potensi pariwisata yang baik akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah melalui kunjungan wisatawan yang semakin banyak.
“Seharusnya dinas terkait lebih gesit, agresif dan inovatif untuk mengelola semua potensi pariwisata yang ada. Kota Samarinda ini mempunya alam yang luas tapi untuk sarana rekreasi itu masih kurang,” tutupnya
[22.37, 14/3/2024] Abang WW1💖: 5.1
*Markaca Sebut Revitalisasi Tepian Mahakam Jadi Ikoni Baru Kota Samarinda *
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Markaca, memberikan tanggapan positif terhadap proyek revitalisasi Tepian Mahakam menjadi Teras Samarinda yang dikerjakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Dalam pernyataannya, Markaca menyatakan bahwa proyek ini akan menciptakan suasana yang ramah bagi masyarakat serta menjadi ikon baru yang membanggakan bagi Kota Samarinda.
“Pembangunan ini akan menjadi ikon baru untuk Kota Samarinda. Yang walaupun ada keterlambatan dalam proyek ini. Namun, progres pembangunan sudah lumayan dan sejalan dengan tahapan yang telah diumumkan oleh Walikota Samarinda,”ungkapnya.
Markaca juga menyoroti pendekatan bertahap dalam pembangunan proyek ini sebagai langkah yang tepat, mengingat proyek ini membutuhkan biaya yang sangat besar.
“Bentuk awal proyek Teras Samarinda sudah terlihat, dan pembangunan akan segera dilanjutkan,” lanjutnya.
Ditambah dengan rencana pemantapan dan revitalisasi citra niaga, Markaca berharap bahwa Teras Samarinda akan menjadi tujuan yang nyaman dan menarik bagi masyarakat. diharapkan proyek ini dapat menciptakan suasana yang ramah dan mengundang masyarakat untuk datang, berbelanja, dan menikmati berbagai kegiatan di Teras Samarinda.
“Tinggal pemantapannya termasuk revitalisasi citra niaga. Rencananya, area ini akan diubah mirip dengan desain Malioboro, menciptakan suasana yang nyaman dan mengundang orang untuk datang,” jelasnya.
Proyek revitalisasi Tepian Mahakam menjadi Teras Samarinda, dengan anggaran mencapai Rp. 36 miliar, tahap pertama yang semula ditargetkan selesai pada akhir 2023, kini menargetkan penyelesaian hingga Februari 2024. Proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan sentuhan baru bagi Kota Samarinda, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan menarik wisatawan untuk mengunjungi kota tersebut. (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)









