Infonusa.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat menghidupkan kembali operasional Wisma Atlet pascainsiden kebakaran dengan menunjuk PT Migas Mandiri Pratama (MBS) sebagai pengelola sementara. Penunjukan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltim tertanggal 1 Juli 2025.
Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan memastikan fasilitas Wisma Atlet dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik dan kegiatan olahraga.
“Jadi Wisma Atlet ini tertanggal 1 Juli ada SK Gubernur yang menunjuk PT MBS, Perusda Kaltim, untuk melakukan pengelolaan terhadap Wisma Atlet atau yang lebih dikenal sebagai Hotel Atlet,” ujarnya.
Setelah serangkaian perbaikan pascakebakaran, fasilitas Wisma Atlet kini sudah siap digunakan. Junaidi menegaskan operasional dapat dilanjutkan meski beberapa proses administratif masih berjalan. “Sekarang Wisma Atlet sudah bisa digunakan setelah insiden kebakaran kemarin,” kata dia.
Pengelolaan oleh PT MBS didasarkan pada Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pemerintah provinsi dan bersifat sementara, sambil menunggu evaluasi terkait pengelolaan jangka panjang. “Pengelolaan bersifat sementara yang dilakukan oleh PT MBS,” jelas Junaidi.
Ia menambahkan bahwa tidak ada kontribusi tetap dari pihak pengelola ke kas daerah, karena PT MBS merupakan perusahaan milik daerah. Sistem yang diterapkan adalah bagi hasil.
“Tidak ada kontribusi tetap yang masuk kas daerah langsung, yang ada sistem bagi hasil,” tegasnya.
Masa awal kerja sama ditetapkan selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan atau seleksi terbuka bagi calon pengelola berikutnya.
“Untuk jangka waktu kerjasamanya satu tahun, selanjutnya apakah ada perpanjangan atau dilakukan beauty contest, belum tahu,” ujar Junaidi.
Seluruh proses serah terima aset tengah berlangsung dan dituangkan melalui berita acara resmi. Pemerintah berharap pengelolaan Wisma Atlet tidak hanya administratif, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang jelas Wisma Atlet ini dapat dioptimalkan untuk pelayanan terhadap masyarakat,” pungkas Junaidi.
Dengan pengelolaan yang tertata dan pengawasan ketat, Wisma Atlet diharapkan kembali menjadi fasilitas strategis bagi kegiatan olahraga dan akomodasi publik di Kalimantan Timur.
(Ina/Adv/DisporaKaltim)









