Wakil Ketua DPRD Kaltim Tanggapi Perolehan Opini WTP dari BPK RI

- Jurnalis

Senin, 22 Mei 2023 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kaltim. (Foto: infonusa.co/ARF)

Rapat Paripurna ke-17 DPRD Kaltim. (Foto: infonusa.co/ARF)

Infonusa.co, Samarinda – Rapat Paripurna ke-17 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) dilaksanakan dengan agenda penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pengawas Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Kaltim, di Gedung Utama (B) Komplek Kantor DPRD Kaltim, Senin (22/5/2023).

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dalam LHP yang diserahkan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan ini merupakan yang ke 10 kalinya Pemprov Kaltim memperoleh predikat yang sama.

Hal ini pun menuai tanggapan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. Ia mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi atas apa yang diperoleh dari LHP Pemprov Kaltim tahun 2022 yakni WTP yang telah diterima 10 kali berturut-turut.

Pada momentum penyerahan LHP tersebut, selaku Anggota Legislatif ia berharap agar Pemprov Kaltim dapat mempertahankan opini tersebut hingga seterusnya, menurutnya hasil tersebut merupakan capaian yang positif.

“Mudah-mudahan opini WTP ini bisa dipertahankan hingga ke 11, 12, 13 kali lainnya hingga seterusnya,” ujar Samsun saat diwawancarai awak media.

Meskipun demikian, terdapat sejumlah catatan penting yang telah diberikan oleh BPK RI Perwakilan Kaltim kepada Pemprov Kaltim sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan tata kelola dan pengawasan dalam pengelolaan keuangan.Menanggapi hal tersebut, Samsun sebut adanya catatan itu merupakan hal yang wajar.

“Kalau tidak ada catatan artinya tidak perlu diaudit, catatan itu bertujuan untuk koreksi kita, itu menjadi rambu-rambu supaya kita perhatikan,” terang Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu.

Untuk diketahui, Salah satu catatan yang diberikan seperti pelaksanaan atas 35 paket pekerjaan pada 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak sesuai dengan ketentuan senilai Rp 5,93 miliar yang terdiri dari kekurangan volume pekerjaan senilai Rp4,68 miliar menyebabkan selisih harga satuan sebesar Rp 543,08 juta.

Samsun membeberkan bahwa terkait hal tersebut, Gubernur Kaltim juga telah meminta kepada Inspektorat Wilayah (Itwil) Kaltim untuk dapat segera memperbaiki hal itu.

“Gubernur sudah meminta kepada OPD terkait untuk dapat menjawab apa yang menjadi catatan itu, namun yang terpenting catatan itu jangan sampai terulang kembali,” tandasnya. (ARF/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran
Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang
Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim
Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Program Seragam Gratis Kukar Disiapkan untuk Bantu Siswa Korban Kebakaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Drainase dan Badan Jalan Jadi Fokus Penyelesaian Rehabilitasi Muso Bin Salim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB