Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Beri Bantuan Sosial ke 989 KK

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (Ikhsan/Infonusa.co)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Penangangan kemiskinan di daerah Samarinda telah di atur dalam Peraturan Walikota (Perwali) Samarinda No 66 Tahun 2023 tentang kriteria rumah tangga miskin di daerah.

Dalam Perwali tersebut diharuskan memiliki paling sedikit 18 kriteria dari total 41 kriteria untuk masuk sebagai kategori miskin namun bukan miskin ekstrem.

Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti mengatakan daerah perkumuhan yang ada di Samarinda ternyata kebanyakan bukan orang asli Samarinda namun orang-orang pendatang.

“Kaitannya tentang keberadaan orang – orang yang ada di Kota Samarinda yang kalau kita lihat ada perkumuhan, ternyata kebanyakan dari mereka itu bukan warga Kota Samarinda dan merupakan pendatang – pendatang yang memang belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk, red) Samarinda,” ucap Puji Pada Rabu (05/6/2024).

Perempuan yang memiliki gelar dokter itu mengungkapkan dari data – data kemiskinan di Kota Samarinda yang masuk kedalam miskin ekstrem ada 989 Kartu Keluarga (KK) dan hingga saat ini dalam proses penanganan.

“Karena kalau data – data kemiskinan sendiri di Kota Samarinda yang saat ini yang masuk ke dalam miskin ekstrem itu ada 989 KK, dan ini yang saat ini sedang ditangani,” jelasnya.

Lanjut Puji, dengan adanya tim penanggulangan kemiskinan ekstrem yang dipimpin Walikota dan ditanganin beberapa perangkat daerah sehingga dapat berjalan maksimal dalam menanganin kemiskinan ekstrem di Kota Samarinda.

“Memang dari beberapa masalah kemiskinan ekstrem ini ada beberapa yang ditanganin oleh Perkim, Perumdam, Dinas Pendidikan, dan Disprindakop juga termasuk Dinsos,” ujarnya.

Disisi lain, Puji membeberkan pada bulan Juni ini akan dikeluarkan dana Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Kota dan mendapatkan 300 ribu setiap bulannya untuk 989 KK yang telah terdata.

“Ini juga yang sedang ditangain dan mudah – mudahan pada bulan Juni ini sudah keluar dana bantuan sosial dari pemerintah kota untuk 989 KK tadi itu mendapatkan 300 ribu perbulan,” ungkapnya.

Akhir, Ia berharapa dana yang telah diajukan untuk penanganan kemiskinan ekstrem tersebut dapat disahkan sehingga bisa disalurkan pada keluarga – keluarga yang terdata di kemiskinan ekstrem Samarinda (Ikhsan/ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Berita Terbaru