Sujiati Dorong Regulasi Harga dan Pembangunan TPI untuk Lindungi Petambak Bandeng PPU

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati

Wakil Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati

Infonusa.co, Penajam— Wakil Ketua Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, menegaskan pentingnya regulasi harga hasil tambak, khususnya ikan bandeng, guna melindungi petambak dari kerugian saat panen raya.

Hal ini disampaikan Sujiati usai berdialog dengan para nelayan tambak yang mengeluhkan anjloknya harga jual saat panen, hingga tak mampu menutupi biaya produksi.

“Saat panen raya, harga justru turun tajam. Ini sangat merugikan petani tambak karena modal mereka tidak kembali,” ujarnya dalam Podcast Rumah Rakyat, Jumat (25/4/2025).

Menurutnya, nelayan tambak berharap ada kebijakan pemerintah serupa sektor pertanian, di mana harga dasar ditetapkan agar petani tetap memperoleh keuntungan.

“Mereka ingin ada aturan. Ini akan kami dorong agar dibahas dan ditindaklanjuti sebagai bentuk perlindungan,” tegasnya.

Sujiati juga menyinggung minimnya dukungan infrastruktur bagi sektor perikanan tambak di PPU. Salah satu kendala utama adalah belum tersedianya Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kondisi ini memaksa petambak menjual hasil panen mereka ke Balikpapan, yang berdampak pada tingginya biaya distribusi.

“Sampai hari ini kita belum punya TPI di Penajam. Jadi hasil tambak masih dibawa ke luar daerah,” katanya.

Ia menilai keberadaan TPI sangat penting untuk efisiensi pemasaran dan peningkatan pendapatan petambak lokal. Karena itu, Sujiati berkomitmen mendorong pemerintah daerah membangun TPI sebagai fasilitas strategis bagi sektor perikanan.

“Mudah-mudahan ke depan kita bisa dorong pembangunan TPI agar hasil panen bisa dijual langsung di Penajam,” pungkasnya.

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Jumat, 7 November 2025 - 12:01 WIB

PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru